Liputan BERITA

Pasien Covid-19 Confirm Di Pacitan Yang Meninggal, Dimakamkan Sama Warga. Pihak Rumah Sakit Berdalih Tak Ada Petugas Pemakaman?

Ditulis oleh Liputan68 pada 6 Januari 2021 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, liputan68.com- Proses pemakaman salah satu pasien positif covid-19, dari Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, yang dirawat di RSUD dr Darsono menuai pergunjingan hebat ditengah masyarakat.

Pasalnya, prosesi pemakaman, bukannya dilakukan petugas dari rumah sakit, namun warga masyarakat yang diminta untuk melaksanakan pemakaman.

Pihak rumah sakit konon berdalih tidak adanya petugas pemakaman. “Rumah sakit katanya tidak ada petugas pemakaman, sehingga warga yang diminta melakukan pemakaman jenazah. Memang mereka dibekali alat pelindung diri (APD) lengkap, namun ini kan tetap berisiko tinggi. Sebab warga tersebut bukan tenaga terdidik dalam hal penanganan covid-19,” kata Sartono, salah seorang tetangga pasien positif covid-19 yang meninggal, Rabu (6/1).

Selain soal pemakaman yang dinilainya janggal, tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP) penangangan pasien positif covid-19, Sartono juga bertanya-tanya tentang hasil uji swab atau PCR dari almarhum yang sampai detik ini tidak ada kejelasan. “Pihak keluarga pernah menanyakan hasil swab, namun pihak rumah sakit katanya tidak ada. Tentu persoalan ini membuat masyarakat bimbang. Ini benar pasien positif covid-19 ataukah tidak.

Sampai hari ini, masyarakat kebingungan untuk mencari tahu kebenarannya. Meskipun informasi yang diterima almarhum wafat karena virus SARS-CoV-2. Tetapi proses pemakaman kok malah diserahkan sama warga,. Yang ada di ambulan hanya sopir dan satu petugas rumah sakit,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, belum didapat konfirmasi dari pihak RSUD dr Darsono Pacitan. (yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian