Bisnis Apa Saja Saat Ini Dapat Tetap Relevan Jika Mengandalkan Infrastruktur Digital

JAKARTA — LIPUTAN68.COM — Kondisi pandemi yang  berlangsung sejak dua tahun lalu membuat banyak perubahan dalam cara berbisnis.

Sejak awal pandemi, ada delapan sektor industri yang menjadi sorotan, yaitu e-Commerce, makanan, pengiriman, komunikasi online, media dan konten online, keuangan, layanan dan teknologi kesehatan, dan teknologi pendidikan.

Banyak bisnis yang kemudian berkembang berkat penemuan produk atau layanan baru dan bertahan karena mampu menghadapi perubahan. Namun, satu hal yang pasti, bisnis apapun di masa sekarang dapat tetap relevan karena mengandalkan infrastruktur digital, termasuk data center.

“Pada skema Work From Home (WFH) yang merupakan bagian dari konsep telecommuting (bekerja jarak jauh) menjadi rutinitas baru, data center on-premise dapat menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis. Itulah sebabnya, untuk dapat memfasilitasi implementasi WFH, banyak bisnis yang akhirnya memilih data center colocation daripada opsi yang konvensional,” ujar Bogi Witjaksono, Direktur Wholesale dan International Services Telkom.

Bogi mengungkapkan jika service data center colocation, seperti yang disediakan pada neuCentrIX membuat pekerjaan jarak jauh menjadi lebih mudah dan memungkinkan perusahaan untuk mendapat layanan terbaik serta mengurangi biaya dibanding dengan mengelola data center sendiri.

Dengan neuCentrIX, perusahaan dapat memeroleh manfaat dari infrastruktur yang telah dirancang dengan baik serta daya dan sistem pendingin yang efisien tanpa harus khawatir tentang perawatannya. neuCentrIX juga menyediakan dukungan 24/7 di setiap lokasi data center, menghilangkan kebutuhan perusahaan untuk menyediakan tim IT khusus  yang dibutuhkan ketika terjadi masalah.

“Ketersediaan data yang reliable adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan dalam menciptakan tempat kerja virtual yang andal. Jika karyawan jarak jauh tidak dapat mengakses data dan aplikasi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan mereka, akan ada banyak waktu yang dihabiskan hanya untuk duduk dan menunggu. Karena karyawan tersebar secara geografis dan hanya terhubung secara virtual, kehilangan akses ke jaringan bisa menghentikan produktivitas,” urainya.

Diungkapkan dia, ada dua efisiensi yang didapatkan dari penggunaan layanan colocation, yakni efisiensi finansial dan operasional. Data center yang menawarkan layanan colocation seperti neuCentrIX nya Telkom dapat memastikan efisiensi finansial dan operasional dalam bisnis.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *