“Dengan layanan colocation, kita tidak perlu memiliki fasilitas di lokasi sendiri untuk mendapatkan manfaat maksimal dari pusat data; neuCentrIX akan memberi kita ruang, peralatan, daya, pendinginan, keamanan, dan konektivitas yang diperlukan untuk operasi bisnis,” katanya.
Secara finansial, colocation menguntungkan dalam dua cara, mengurangi pengeluaran modal dengan menghilangkan investasi infrastruktur awal untuk membangun pusat data di lokasi dan memotong biaya untuk akuisisi karyawan departemen TI.
“Kita juga dapat mengurangi pengeluaran operasional dengan berbagi biaya ruang dan daya dengan pengguna neuCentrIX lainnya. Selain itu, neuCentrIX juga mengimplementasikan sistem harga bayar sesuai penggunaan yang memungkinkan kita hanya membelanjakan uang untuk layanan yang digunakan. Tidak ada yang lain,” katanya.
Salah satu masalah yang paling umum namun paling mahal saat ini adalah downtime. Menurut Gartner, biaya rerata downtime bisa mencapai $5.600 per menit. Downtime membuat bisnis tidak dapat memberikan layanan secara maksimal kepada pelanggan dan juga tidak dapat berfungsi dengan baik secara internal. Hal ini tentu menyebabkan hilangnya pendapatan, reputasi, pelanggan, dan produktivitas.
neuCentrIX hadir dalam memberikan layanan cloud dan data center dapat meningkatkan efisiensi bisnis dalam beberapa cara. Dengan tagline hub of world digital ecosystem dan memberikan layanan terbaik dengan harga yang fleksibel. Layanan ini menawarkan cara bagi perusahaan untuk mengurangi biaya modal dan biaya operasional sekaligus mendapatkan semua manfaat pada saat yang bersamaan. Layanan ini pun memastikan perlindungan data dan meminimalkan risiko serangan cyber. Terakhir dan yang terpenting, penyedia layanan cloud dan data center yang tepat membantu perusahaan meminimalkan downtime.
“Untuk memitigasi downtime, neuCentrIX menerapkan komponen berlapis yang telah diperkuat, termasuk bandwidth, konektivitas, sumber daya, dan sistem pendingin, yang memastikan lebih dari 99% uptime dan ketersediaan yang lebih baik. neuCentrIX Telkom Indonesia, misalnya, mengandalkan 14 fasilitas data center yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan demikian, jika satu data center down atau tidak dapat diakses, fasilitas di lokasi lain dapat menjadi recovery data center,” jelas Bogi.
Sampai saat ini, neuCentrIX, yang diklaim sebagai titik pertemuan untuk penyedia layanan internet, system integrator, penyedia konten, startup, dan operator berlisensi lainnya, telah digunakan oleh banyak pihak.
Salah satu contohnya adalah PT Jaringan Cepat Indonesia adalah ISP yang menyediakan layanan internet untuk Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, dan wilayah Indonesia lainnya. Ada juga PT Bestcamp Prima Data, perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, yaitu ISP, Software Development, Multimedia, Networking, ICT Education, Data Center, dan System Integrator. (Rel/LM-02)
