
Menurut Arifin, Ganjar juga dekat dengan para ulama, santri serta merupakan cucu mantu dari (Alm) KH. Hisyam Abdul Karim, tokoh ulama di Jawa Tengah. Hemat mereka, nilai agamis dan nasionalis Ganjar tidak diragukan lagi.
“Pak Ganjar dicintai rakyat, alim ulama hingga kalangan santri,” imbuhnya.
Arifin menyatakan, program kerja Ganjar juga telah terbukti membawa kemajuan bagi rakyat Jateng, diantaranya program insentif guru agama yang digagas pria berambut putih tersebut.
Antara lain, sebut dia, Ganjar memberikan bantuan insentif kepada 211.455 pengajar agama di Jateng. Bantuan senilai Rp 281,1 miliar. Bantuan itu dibagi menjadi dua, yakni bantuan insentif senilai Rp 254,2 miliar untuk para pengajar keagamaan.
Kemudian, Bantuan Operasional Sekolah, Daerah kepada Madrasah Aliyah, senilai Rp 26,8 miliar. Bantuan untuk pengajar agama Islam di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren dan TPQ, Sekolah Minggu (Kristen/Katolik), Pasraman (Hindu), dan Vijjalaya (Buddha).
Selain itu, mantan anggota DPR itu menggulirkan program untuk masyarakat, diantaranya Mesra dengan Ganjar (Melindungi Seluruh Pekerja dengan Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan), bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH), asuransi nelayan, hingga bantuan listrik murah bagi keluarga tak mampu.
Ke depan, Arifin berkomitmen terus menggalang dukungan untuk pemenangan Ganjar Presiden Indonesia periode 2024-2029. (REL)
TEKS FOTO
DIABADIKAN: Tuan Guru Dukung Ganjar (TGDG) Sumatera Utara diabadikan dengan peserta zikir dan doa bersama elemen masyarakat di Kabupaten Langkat, Jumat (9/12/2022) sore. IST

