Milenial Pendukung Ganjar Edukasi Sikap Antikorupsi Pelajar di Medan
MEDAN — LIPUTAN68.COM — Kumpulan pemuda milenial di Sumatera Utara yang tergabung dalam gerakan relawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sumut mengadakan sosialisasi kepada ratusan siswa sekolah di Yayasan Perguruan (YP) Bina Bersaudara 1 Medan, Jumat (9/12/2022).
Koordinator Wilayah GMC Sumut, Yusuf Elfa Sagala mengatakan, acara bertajuk ‘Sekolah Milenial Anti Korupsi’ digelar bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh setiap 9 Desember.
“Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan wawasan kepada siswa, agar memahami atau mengetahui dampak yang terjadi pada praktik korupsi tersebut,” ujarnya.
Ia menerangkan, kalangan pelajar merupakan generasi bangsa yang diharapkan bisa menjadi pemimpin yang luar biasa, serta mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera. Guna mencapai tujuan itu, generasi mendatang harus memiliki sikap anti korupsi.
Menurut dia, sikap antikorupsi sangat penting dimiliki pelajar. Yusuf menekankan pentingnya peran lingkungan sekolah untuk menanamkan sikap antikorupsi. Ia menyebut, keterlibatan pelajar dalam antikorupsi dapat dibagi dalam dua wilayah: individual dan komunitas.
Untuk individual, di sini siswa dapat mencegah agar dirinya tidak berprilaku koruptif dan tidak korupsi. Sedangkan konteks komunitas siswa dapat mencegah agar rekan-rekannya sesama siswa maupun tergabung dalam OSIS tidak berprilaku koruptif dan korupsi.
“Untuk mewujudkan itu semua, kami terus memberikan pemahaman dan pembelajaran tentang antikorupsi ini. Sebagaimana kita ketahui pada tahun 2020 ayah Ganjar itu dapat predikat terbaik penghargaan dari KPK sendiri sebagai pemimpin di Jateng yang bebas adanya korupsi,” sambungnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan kembali melakukan kolaborasi di sejumlah sekolah di Sumut agar lebih banyak pelajar yang paham bahaya korupsi terhadap bangsa.
“Jadi, sudah sejak dini memahami korupsi. Tentu, mereka akan menjadi pemimpin yang sesuai diharapkan untuk mewujudkan Indonesia emas tersebut,” pungkasnya.

Kepala SMK Bina Bersaudara I Medan, Muhammad Nahlan Lubis, menyatakan dirinya menyambut baik adanya acara antikorupsi yang diadakan GMC Sumut.
Menurutnya jika sudah sejak dini mereka mengetahui dampak korupsi, maka akan menjadi benteng yang baik bagi para pelajar ke depannya.
“Selain itu, ini membangun jati diri agar tidak melakukan korupsi. Efek baiknya mereka telah mengetahui dampak dan bahaya jika melakukan praktik korupsi yang tentunya menghancurkan negara ini,” ucapnya. (REL)
TEKS FOTO
EDUKASI: Koordinator Wilayah GMC Sumut, Yusuf Elfa Sagala, memberikan edukasi tentang bahaya laten korupsi kepada para pelajar SMK Bina Bersaudara I Medan, Jumat (9/12/2022). IST

Tinggalkan Balasan