ASB, Anak Petani Kecil Dari Jatigunung, Tulakan Yang Memiliki Ramuan Jampi Politik Jitu Kolaborasi Bertani dan Beternak. Satu Tujuan Demi Kuatnya Akar Demokrat

Hal tersebut tentu perlu dibangunnya pentahelix sistem yang semakin masif dan visioner. Bukan hanya dari masyarakat petani atau peternak, akan tetapi pelaku politik praktis lainnya, diharapkan juga bisa ikut ambil bagian.

“Selama ini, politikus kita lebih concern dengan infrastruktur. Padahal seandainya mereka mau menyisihkan anggaran jaring aspirasi masyarakatnya, ya kurang lebih Rp 50 juta lah, mungkin bisa ikut andil mengurangi pengangguran.

Anggaran tersebut diperuntukkan untuk budidaya ikan lele, misalnya. Saya berkeyakinan setidaknya sudah bisa mengurangi 4-5 pengangguran.

Mereka bisa diberikan kesibukan untuk mengelola dan bagi hasil keuntungan saat panenan. Tanpa modal, tapi mereka bisa mendapatkan penghasilan,” beber politikus Demokrat yang mengaku terlahir dari seorang petani kecil di Desa Jatigunung, Kecamatan Tulakan ini.

Masih menurut ASB, memang selama ini, entah itu petani, peternak, atau pembudidaya ikan tawar, buta jejaring perniagaan. Sehingga mereka phobia untuk mencoba menekuni usaha tersebut.

Tapi, kata ASB, jangan khawatir, pihaknya telah mempersiapkan jejaring perniagaan lintas kota, atau bahkan lintas pulau untuk bisa menerima hasil panenan petani dari Pacitan. Termasuk panenan budidaya ikan lele tersebut.

“Semua kembali pada niat dan kemauan. Saya terus melakukan pendampingan ke masyarakat sekalipun di tahap awal ini masih terfokus di wilayah Timur Pacitan.

Kedepannya, Insha Allah, diseluruh kampung SBY ini, akan bisa mengikuti, seiring semakin kuatnya akar Partai Demokrat di semua tataran masyarakat,” tandas ASB. (Red/yun).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *