Tak lebih dari tiga bulan usai naik jabatan, mantan aktivis LSM yang pernah menjadi koordinator aksi unjuk rasa soal kebijakan cengkih di era orde baru silam itu, kembali di percaya untuk naik posisi sebagai jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) dan mengendalikan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Ini fenomena ekslusif yang jarang dialami ASN. Dalam waktu tiga bulan, dua posisi jabatan prestisius berhasil ia pegang. Semua tak lepas dari penilaian kinerja dan basic kompetensi.
Loyalitas tanpa batas yang menjadi semangat Bambang dalam menjalankan tugas kedinasan, maka tak salah apabila pengambil kebijakan memberikan “rapot biru” kepadanya.
Hingga akhirnya Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyampaikan rencana mutasinya ke Dinas Perikanan, sebagai kado hari ulang tahun pers ke 28.
Dari sekilas ulasan singkat tersebut, bila benar Bambang Marhendrawan akan menerima surat keputusan mutasi, tentu bupati sudah menjalankan seleksi dengan didasarkan semangat the right man on the right place dalam penempatan pejabat. (Red/yun).
