Pacitan – Momen hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, diharapkan bisa kembali menjadi semangat bagi para aparatur sipil negara (ASN) untuk kembali suci dan bersih terbebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).
Hal tersebut seperti disampaikan Inspektur Inspektorat Kabupaten Pacitan, KH Mahmud, dalam siaran persnya, Selasa (25-04-2023).
“Setelah fitri, jangan kotori lagi dengan korupsi dan gratifikasi,” kata Mahmud.
Mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekkab Pacitan ini mengatakan, Idul Fitri berarti kembali ke suci. Moment lebaran adalah saatnya mensucikan diri baik hati, pikiran maupun perilaku.
“Sebagai hamba yang beriman setelah melaksanakan puasa Ramadan dilanjutkan Idul Fitri. Seorang ASN juga berhak menyandang gelar muttaqin,” tuturnya.
Namun sebagai manusia biasa tentunya ASN juga mempunyai hawa nafsu yang kadang sulit untuk dikendalikan.
