Hasil dari job fit tersebut sebagai acuan untuk mengisi kekosongan calon kabid dan calon sekretaris dinas/badan. “Di jajaran eselon II kurang lebih ada sekitar 40’an formasi jabatan yang lowong dan akan diisi berbarengan dengan pelaksanaan selter calon JPTP,” tegas dia.
Terkait satu lowongan calon staf ahli bupati yang sampai detik ini masih melompong, Rudi menegaskan, belum ada petunjuk dari pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk dilaksanakan selter. “Sementara baru dua lowongan yang akan disisi. Calon Kepala BPBD dan Satpol-pp. Untuk staf ahli belum ada petunjuk lebih lanjut,” pungkasnya. (Red/yun).
