Para generasi muda diakuinya memiliki keresahannya sendiri. Oleh karenanya, harus kritis dan aktif menyuarakan aspirasi melalui koridor yang telah dijamin dalam konstitusi.
“Maka dengan acara ini kita semua akan tau bagaimana keresahan anak muda saat ini. Di dalam forum, saya sangat bangga mendengarkan anak-anak kita menyampaikan aspirasinya dengan lantang,” ungkapnya.
Seorang peserta ‘Parlemen Pelajar bersama Bang Bas’, Hafizah Ramadhani, mengatakan dirinya merasa bangga menjadi peserta kegiatan tersebut.
“Kami diberikan pemahaman menjalankan sidang paripurna, rapat fraksi, membicarakan semua persoalan kaum muda baik di bidang politik, sosial, ekonomi, budaya dan kemasyarakatan. Terimakasih kepada Pak Baskami, yang telah memberikan fasilitas dalam kegiatan pembelajaran ini,” ungkapnya.
Senada disampaikan Adysha Qatrunnad. Menurut siswi SMA Negeri 1 Medan ini, kegiatan tersebut merupakan pengalaman pertama dan tak terlupakan baginya.
“Banyak teman-teman saya yang menanyakan kapan lagi dibuat acara serupa. Karena, kegiatan ini sangat berguna, kami jadi mengetahui seperti apa suasana di DPRD Sumatera Utara,” pungkasnya. (REL)
