Menurut pendapat Pengamat Pemilu di Pacitan, Berty Stevanus, dinamika seperti di Ponorogo yang belum pernah terjadi jabatan bupati selama dua periode dan di Pacitan, belum pernah terjadi Wakil Bupati menjabat selama dua periode, ia maknai hanya berlangsung secara kebetulan.
“Kalau pendapat saya sih, itu lebih karena faktor kebetulan saja. Bukan sebuah mitos. Memang disepanjang era reformasi ini belum pernah ada jabatan Wakil Bupati Pacitan berlangsung dua periode,” ujar mantan Ketua Bawaslu Pacitan ini, saat dikonfirmasi, Senin (25/3).
Menurut pria yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia kepemiluan ini, disepanjang sejarah perhelatan Pilkada langsung, memang belum pernah terjadi wakil bupati dicalonkan lagi oleh parpol atau gabung parpol pengusungnya.
Hal tersebut berbeda dengan bupati. Seperti Bupati Indartato misalnya. Diperiode kedua ia kembali dicalonkan dan berpasangan dengan Yudi Sumbogo. Padahal sebelumnya, berpasangan dengan H. Soedjono, yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Pacitan kala itu.
Nah, di Pilbup serentak 2024 nanti, Berty optimistis kalau Bupati Aji masih tetap dicalonkan oleh Demokrat. “Wakil bupatinya yang masih misteri. Apakah Gagarin kembali dicalonkan atau tidak?
Kalau berkaca pada sejarah tersebut, ya kemungkinan Mas Aji tidak lagi berpasangan dengan Pak Gagarin. Tapi nggak tau nanti bagaimana, parpol yang punya keputusan,” bebernya. (Red/yun).
