“Kalau demokrasi rusak, kita menganggap cerai dengan republik ini,” katanya.
Terhadap TNI/Polri, KPU dan Bawaslu dimintanya untuk menjalankan tugas dan fungsi secara profesional.
“Siapa pengamanan-pengamanan demokrasi ini, pentingnya demokrasi ini, makanya dikawal oleh bapak polisi. Dikawal oleh bapak TNI, diselenggarakan oleh KPU. Diawasi oleh Bawaslu,” ungkapnya.
Edy Rahmayadi turut mengajak masyarakat bersama-sama mengawasi dan menjaga demokrasi berjalan jujur dan adil. Bila ada dugaan ‘cawe-cawe’ kades dan kepling hingga ASN serta pelanggaran dalam Pilkada ini, untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bawaslu di masing-masing daerah.
“Yang penting jangan takut, lawan. Tak boleh kita rusak demokrasi ini hanya untuk kepentingan satu kelompok saja,” kata mantan Pangdam I/BB tersebut.
Bangun TPI
Edy juga menilai bahwa Batu Bara mempunyai potensi besar di sektor kelautan dan itu harus ditopang tiga sektor yakni pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
“Sehingga kesejahteraan masyarakat Batu Bara meningkat,” ujarnya saat berkampanye
di Pelabuhan Tanjung Tiram, Sabtu (26/10) sore. “Tidak mungkin tempat ini dibangun tanpa pendidikan. Harus ada kegiatan khusus untuk memprioritaskan pendidikan kepada anak-anak kita,” imbuh Edy.
Ia mengungkapkan bahwa anak-anak di Kabupaten Batu Bara secara demografi, memiliki talenta dan ilmu tidak diragukan. Sehingga perlu ditingkatkan terus kualitas pendidikan di daerah ini.
Ia akan membangun tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sesuai dengan kebutuhan industri dan potensi di Batu Bara.
“Saya akan bangun tiga SMK dalam waktu lima tahun ke depan. Dengan jurusan sesuai dengan tuntutan wilayah di sini. Sehingga masyarakat kita dapat pendidikan yang berkualitas. Dengan itu, dapat meraih prestasi di tingkat provinsi, nasional maupun internasional,” janjinya.
Selain sektor pendidikan dan infrastruktur, dirinya sudah menyiapkan program pembangunan Tepat Pelelangan Ikan (TPI) untuk transaksi jual beli hasil laut sehingga mendorong perekonomian nelayan.
“Infrastruktur bukan jalan saja harus kita beresi. Kita lakukan penataan agar nelayan bisa keluar masuk ke laut dengan baik. TPI-TPI harus juga diperbaiki, dengan pendistribusian dan pengelolaan harus juga diperbaiki,” pungkasnya.
Kampanye kali ini bertemakan ‘Masyarakat Batu Bara Lebih Dekat Bersama Ayah Edy Rahmayadi’. Edy Rahmayadi turut ditemani tokoh masyarakat Batu Bara, OK Arya dan mantan bupati Zahir. (*)
