Pacitan, liputan68.com- Sebuah rumah di Dusun Bomo, Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, rusak parah dihujam tanah longsor. Rumah tersebut diketahui milik Sugimin, warga setempat.
Merunut informasi yang diterima media, hancurnya kediaman milik Sugimin tersebut dikarenakan adanya runtuhan batu dan tanah liat dari atas tebing yang berlokasi tak jauh dari kawasan permukiman warga, Ahad (17/1) sekira pukul 01.00 Wib.
“Saat itu hujan turun dengan intensitas sedang. Tak lama kemudian tiba-tiba bongkahan batu kira-kira berukuran panjang 1 meter dan tinggi 2 meter, melorot dan melabrak bangunan rumah milik Pak Sugimin,” kata Sukatno, salah seorang nitizen yang berhasil di hubungi awak media.
Beruntung tidak ditemukan korban jiwa dalam musibah tanah longsor tersebut. Namun kerugian ditaksir kurang lebih senilai Rp 200 juta. “Keadaan rumah memang rusak parah. Belum lagi perabotan yang ada di dalam, ikut hancur dihantam batu gunung tersebut,” jelasnya.








