Liputan BERITA

Malam Ini Gerbong Mutasi Pejabat Pemkab Pacitan Bergerak? Dua Srikandi Dikabarkan Duduki Kursi Camat

Ditulis oleh Liputan68 pada 15 Januari 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, Liputan 68.com-Dinamika birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan kembali menghangat. Kebijakan mutasi dan promosi pejabat yang dikabarkan akan digelar Kamis (15/1/2026) malam, mulai menyingkap arah perombakan struktur pemerintahan yang tengah dirancang Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, rotasi kali ini akan menghadirkan warna baru dengan tampilnya dua srikandi birokrasi pada posisi strategis camat.

Dita dikabarkan akan dipercaya menakhodai Kecamatan Pacitan, sementara Widhi Kusumaningtyas, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda Pacitan, disebut-sebut akan digeser sebagai Camat Pringkuku.

Jika terealisasi, langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen bupati dalam memberi ruang kepemimpinan bagi figur perempuan, sekaligus menyegarkan tata kelola pemerintahan di tingkat kewilayahan.

Tak berhenti di situ, pergeseran jabatan juga dikabarkan menyentuh lingkup sekretariat daerah. Mandiego disebut-sebut bakal mendapat promosi sebagai Kepala Bagian Umum Setda Pacitan, mengisi salah satu posisi penting penopang administrasi pemerintahan daerah.

Sementara di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kursi Sekretaris Dinas yang akan ditinggalkan Yudo Tri Kuncoro dikabarkan bakal diisi oleh Edi Nurcahyo, pejabat yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air.

“Pak Yudo besar kemungkinan lolos dalam seleksi terbuka dan naik posisi sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan,” ungkap sumber internal Pemkab Pacitan yang enggan disebutkan namanya.

Meski aroma mutasi kian kuat, hingga berita ini diturunkan undangan pelantikan sejumlah pejabat belum juga disebarkan. Kondisi ini memicu beragam spekulasi di kalangan aparatur sipil negara, sekaligus mempertebal nuansa menunggu di lingkar birokrasi Pacitan.

Di sisi lain, kabar yang beredar menyebutkan bahwa mutasi kali ini belum menyentuh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), meskipun sejumlah jabatan di instansi tersebut masih kosong.

“Dispendukcapil punya mekanisme khusus. Pengangkatan pejabat dari eselon IV sampai II, SK-nya bukan dari bupati, melainkan Mendagri. Sepertinya belum masuk periode mutasi kali ini,” tegas sumber tersebut.

Apabila benar terealisasi malam ini, mutasi ini dipandang bukan sekadar rotasi rutin, melainkan bagian dari strategi besar bupati dalam menata ulang mesin birokrasi, menjelang fase pemerintahan berikutnya di Kabupaten Pacitan.(Red/yun)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian