Di Tengah Riuh Wacana Pilkada Lewat DPRD, Kapolres Pacitan Serukan Aspirasi Adem Ayem
Pacitan,Liputan 68.com- Riuh wacana nasional soal pemilihan kepala daerah melalui DPRD ikut menggema hingga ke daerah. Di Pacitan, perdebatan pro dan kontra mulai mengemuka. Namun di balik dinamika tersebut, Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar memilih berdiri di garis penyejuk.
Perwira menengah Polri itu mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak terjebak dalam polarisasi yang berpotensi merusak kerukunan. Menurutnya, perbedaan pandangan politik adalah keniscayaan dalam negara demokrasi, tetapi tidak boleh berujung pada konflik sosial.
“Perbedaan pendapat itu hal yang wajar dalam dinamika berpolitik. Yang terpenting, jangan sampai mengganggu kondusivitas dan persatuan masyarakat,” tegas AKBP Ayub, Kamis (15/1/2026).
Mantan Kasat Reskrim Polres Sidoarjo ini menekankan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah pusat, termasuk terkait mekanisme Pilkada, telah melalui proses kajian yang panjang dan matang. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menyikapi setiap keputusan dengan sikap dewasa dan penuh tanggung jawab.
“Kita harus menghormati dan menghargai apa pun keputusan yang nantinya ditetapkan pemerintah,” ujarnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa penyampaian pendapat, baik yang mendukung maupun menolak wacana tersebut, merupakan hak konstitusional warga negara dan dijamin oleh undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar kebebasan tersebut tidak disalahgunakan dengan cara-cara yang provokatif atau anarkis.
“Silakan menyampaikan aspirasi, tapi lakukan secara damai dan beradab. Mari kita jaga Pacitan tetap aman, damai, dan adem ayem tanpa kegaduhan,” pungkasnya.
Seruan Kapolres itu menjadi pesan penting di tengah suhu politik yang mulai menghangat, bahwa stabilitas keamanan dan persaudaraan sosial harus tetap menjadi fondasi utama kehidupan berdemokrasi di Pacitan.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan