Pacitan- “Aku Demokrat”. Slogan diatas seakan menjadi kebangkitan kedua bagi partai milik Presiden ke enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, dalam menggapai masa ke jayaannya kembali seperti pada pemilu 2004 silam.
Demikian juga pada perhelatan Pilbup serentak Tahun 2024, jago dari Demokrat seakan sulit dikalahkan.
Indrata Nur Bayuaji, memang sangat berpeluang besar, untuk kembali merebut kursi bupati di Pilbup mendatang. Kekuatan “sihir politik” dari sang pendiri partai, yaitu SBY, masih menjadi kekuatan maha dahsyat untuk bisa “menghipnotis” masyarakat Pacitan.
Namun begitu, figur Gagarin yang detik ini menjadi orang nomor dua di Pacitan, juga tak bisa disepelekan. Ia adalah tokoh Golkar yang selama ini eksis di lembaga legislatif.
Seperti diketahui Indrata Nur Bayuaji atau lebih familiar dengan panggilan Mas Aji, merupakan dedengkot DPRD selama hampir empat periode. Terakhir Mas Aji sempat menduduki jabatan puncak di dewan sebagai Ketua DPRD, sebelum akhirnya pindah haluan sebagai Bupati Pacitan.
Di perhelatan Pileg 2019 lalu, putra dari mantan Wakil Bupati Pacitan, Sujono itu berhasil mengantongi 6 ribuan lebih suara by name di Dapil Kecamatan Pacitan dan Pringkuku.
Demikian juga dengan Gagarin. Sebagai petinggi Partai Golkar, pengusaha jagal sapi ini juga berhasil duduk di DPRD Pacitan selama hampir empat periode. Jabatan terakhir adalah sebagai wakil ketua sebelum akhirnya ia pindah haluan sebagai Wakil Bupati Pacitan, mendampingi Indrata Nur Bayuaji.
Selama berkarir di legislatif, Gagarin pernah memecahkan rekor sebagai caleg dengan perolehan suara melebihi bilangan pembagian pemilihan (BPP) pada pemilu 2004 silam. Dan berlanjut di pemilu-pemilu seterusnya.
Pada pileg 2019 lalu, politikus yang dijuluki “Gajah Oling” itu, dikabarkan berhasil meraup suara hingga 10 ribuan lebih di Dapil Kecamatan Ngadirojo dan Sudimoro.








