Tips Jitu Kadinkes Pacitan Bagi Lansia: “Menolak Tua” Meski Usia Menjelang Senja

Dikatakan Daru, pra lansia bila berada dalam rentang usia 45-59 tahun
Sedang usia > 60 tahun sudah masuk kategori lansia. “Seperti halnya memasuki masa remaja yang diperlukan banyak ilmu untuk menyelesaikan masalah. Tak beda juga saat memasuki usia lansia,” jelas dia.

Masih kata Daru, banyak ilmu yang harus dipelajari guna mempersiapkan diri menyambut masa tua yang bahagia. Antara lain, tetap aktif dalam berkegiatan fisik maupun kegiatan sosial sesuai kemampuan.

Kemudian menjaga berat badan untuk ideal, istirahat yang cukup, menjaga hubungan baik dengan orang lain, tetap belajar dengan membaca agar ingatan tetap terjaga dengan baik, memeriksakan kesehatan secara rutin dan apabila di temukan penyakit degeneratif (DM, hipertensi, jantung, osteoporosis dll) agar tetap mematuhi saran dokter untuk berobat secara teratur.

“Tak lupa juga mengkonsulkan kebutuhan gizi kepada tenaga kesehatan serta meningkatkan ibadah dan rasa syukur serta penuhi hati dengan keyakinan diri bahwa mampu menjalani masa tua dengan bahagia dan tetap menjadi lansia pintar,” pesannya.

Lansia pintar adalah lansia yang mau menerima perubahan dan mengambil unsur positif dari perubahan tersebut. “Hal ini akan menjadikan para lansia mampu mengikuti perkembangan jaman dan bersanding hidup bahagia dengan anak dan cucu,” pungkasnya. (Red/yun).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *