Natal Jadi Ruang Merawat Toleransi, Bupati Aji Tegaskan Pacitan sebagai Rumah Bersama

Tak lupa, pada kesempatan yang sama ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendeta, tokoh agama, dan pemuka umat Kristiani atas dedikasi dan pengabdiannya dalam pembinaan umat.

Peran gereja dan forum keagamaan dinilai strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual, sekaligus memperkuat karakter kebangsaan.

Perayaan Natal bersama ini pun diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi penguat iman dan sumber inspirasi untuk terus menebarkan kasih dan damai dalam kehidupan bermasyarakat.

Bupati Indrata, sambung Ali Basit berharap, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus dijaga, Pacitan optimistis melangkah maju sebagai daerah yang rukun dalam keberagaman dan bahagia dalam kebersamaan.

Sementara itu, saat berita ini ditulis, kegiatan Natal bersama masih berlangsung. Hadir di acara tersebut, jajaran Forkopimda, sejumlah pemuka agama, tokoh masyarakat dan para pegiat organisasi massa dan keagaaman.(Red/yun)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *