Liputan BERITA

Di Bawah Langit Pacitan, Bupati Aji Minta Semua Tetap Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Ditulis oleh Liputan68 pada 10 Januari 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com-Langit Pacitan diperkirakan akan kembali menurunkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Pacitan Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, mengambil langkah tenang namun tegas, memastikan seluruh elemen pemerintah daerah berada dalam keadaan siaga, demi keselamatan warganya.

Melalui arahan yang disampaikan kepada Sekretaris Daerah selaku ex officio Kepala BPBD dan jajaran BPBD Pacitan, bupati meminta kesiapsiagaan ditingkatkan seiring rilis BMKG terkait potensi cuaca ekstrem pada Sabtu (10/1/2026).

Kewaspadaan ini bukan sekadar prosedur, melainkan bentuk ikhtiar agar Pacitan tetap aman di tengah perubahan alam yang tak menentu.

Tak hanya sektor kebencanaan, perhatian juga diarahkan pada layanan kemanusiaan. Dinas Kesehatan, seluruh UPT Puskesmas, RSUD, hingga Satpol PP khususnya unit pemadam kebakaran, diminta tetap bersiaga, memastikan pelayanan tetap berjalan apabila masyarakat membutuhkan pertolongan cepat.

Di sisi lain, Dinas PUPR diminta menyiapkan alat berat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tanah longsor, terutama di wilayah rawan. Langkah ini menjadi penyangga sunyi di balik kesiapsiagaan pemerintah menghadapi musim ekstrem.

Arahan bupati tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pacitan, Luthfi Azza Azizah. Menurutnya, hujan yang disertai angin kencang juga berpotensi menimbulkan pohon tumbang, sehingga kehati-hatian menjadi kunci.

“Pak Bupati berharap semua pihak tetap waspada, sembari mengajak masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah saat cuaca ekstrem berlangsung, kecuali dalam kondisi mendesak,” tutur Luthfi dengan nada menenangkan, Sabtu (10/1/2026).

Lebih jauh, Bupati Indrata juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi dengan TNI dan Polri, serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG maupun informasi dari BPBD.

Dalam suasana langit yang mungkin tak selalu bersahabat, langkah-langkah ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan kebersamaan adalah payung paling kuat untuk melindungi Pacitan.(Red/yun)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian