Prayitno menegaskan, UMKM semacam ini memiliki peran strategis dalam menopang struktur ekonomi daerah. “Dengan pendampingan yang tepat, mulai dari peningkatan kualitas produksi hingga perluasan akses pasar, UMKM desa diyakini mampu tumbuh berkelanjutan dan memberi nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat,” jelasnya.
Pemerintah daerah berharap sinergi antara Pemkab Pacitan, pemerintah desa, dan pelaku UMKM terus diperkuat. Dengan demikian, potensi usaha rakyat seperti tempe kedelai Desa Gembong dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi lokal yang tangguh dan berdaya saing, sekaligus menjadi contoh keberhasilan pemberdayaan ekonomi desa di Pacitan.(Red/yun).








