Pacitan,Liputan 68.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis pembaruan informasi cuaca melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) pada 16 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Dalam rilis tersebut, terpantau perkembangan satu siklon tropis serta dua bibit siklon yang masih berada dalam wilayah pemantauan TCWC Jakarta.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pacitan, Erwin Andriatmoko, menyampaikan bahwa Siklon Tropis NOKAEN telah berkembang dari bibit siklon 91W sejak 15 Januari 2026 pukul 13.00 WIB. Berdasarkan hasil pemantauan terkini, siklon tersebut berada di Laut Filipina sebelah utara Maluku Utara, tepatnya pada koordinat 11,2° Lintang Utara dan 128,9° Bujur Timur.
“Kecepatan angin maksimum Siklon Tropis NOKAEN saat ini mencapai sekitar 35 knot atau 65 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum 1000 hPa,” ujar Erwin, Sabtu (17/1/2026).
BMKG memprakirakan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut tetap berada pada kategori satu dan bergerak ke arah Barat Laut, menjauhi wilayah Indonesia. Dengan demikian, potensi dampak langsung terhadap kondisi cuaca di Tanah Air dinilai relatif kecil.
Selain itu, BMKG juga mencatat keberadaan Bibit Siklon Tropis 96S (965) yang mulai terbentuk pada 14 Januari 2026 pukul 13.00 WIB. Hingga 16 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, pusat sirkulasinya terpantau berada di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Timur, pada posisi 15,0° Lintang Selatan dan 112,0° Bujur Timur.








