Petani di Kalteng Lakukan Aksi Bakar Buah Sawit Karena Sulit Dijual

Palangkaraya – Liputan68.com – Petani menggelar aksi bakar buah kelapa sawit di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, karena anjloknya harga tandan buah segar (TBS).

Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kalteng Gusto Adrianus mengatakan aksi bakar sawit sebagai bentuk keprihatinan petani sawit.

“Kami sengaja bakar TBS sawit karena tidak bisa dijual. Kalau dijual, kami mengalami kerugian karena harga TBS saat ini sedang tidak bagus, anjlok,” ujarnya pada Rabu (15/06/2022).

Tadinya, petani kelapa sawit sangat senang dengan kebijakan dibuka kembali keran ekspor CPO oleh pemerintah pusat. Mereka berharap harga jual TBS sawit naik.

Namun, kenyataannya, sejak ekspor dibuka, harga kelapa sawit malah merosot hingga membuat petani sulit membeli pupuk untuk kebun kelapa sawitnya.

“Ternyata, dibuka ekspor itu ada berbagai aturan tambahannya dan hal tersebut dibebankan ke harga TBS sawit, sehingga dengan persoalan itu, petani sawit yang kena getahnya,” terang dia.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *