Dari Lidi Menjadi Rezeki: Ketekunan UMKM Pucangsewu Disapa Perhatian Pemkab Pacitan
Pacitan,Liputan68.com-Di tengah arus modernisasi dan persaingan industri, usaha kecil berbasis kearifan lokal tetap menjadi denyut nadi ekonomi masyarakat.
Salah satunya adalah usaha kerajinan sapu lidi milik Suratno, warga RT 2/ RW 2 Lingkungan Pucangrejo, Kelurahan Pucangsewu, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, yang mendapat kunjungan langsung dari Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Prayitno, Rabu (7/1/2026).
Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wujud perhatian pemerintah daerah terhadap pelaku UMKM yang selama ini bertahan dengan keterbatasan, namun tetap konsisten menjaga produktivitas.
Usaha rumahan yang dirintis sejak 2001 ini dijalani Suratno dengan prinsip hidup “obah mamah”, sebuah falsafah sederhana yang menegaskan bahwa kerja keras adalah jalan utama untuk bertahan hidup.
Dalam satu bulan, usaha sapu lidi tersebut mampu memproduksi sekitar 70 unit, dengan jangkauan pemasaran mencakup Kecamatan Pacitan, Arjosari, Kebonagung, hingga Bandar. “Meski proses produksi masih dilakukan secara manual dan sederhana, hasil karya Suratno tetap memiliki nilai jual dan diterima pasar lokal,” ujar mantan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian ini.
Prayitno menilai, UMKM seperti milik Suratno merupakan aset penting daerah yang perlu mendapatkan pendampingan berkelanjutan.
Dukungan berupa peralatan produksi yang lebih modern diharapkan mampu mempercepat proses kerja sekaligus meningkatkan kualitas produk, sehingga daya saing UMKM lokal semakin kuat.
Lebih dari sekadar sapu lidi, usaha ini mencerminkan semangat kemandirian dan ketahanan ekonomi rakyat kecil. Dengan sinergi antara pelaku UMKM dan pemerintah daerah, diharapkan tumbuh ekosistem usaha yang sehat, berkelanjutan, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Pacitan.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan