Siswi SD Tak Bisa Belajar Karena Tidak Punya HP, Sudari Minta Disdik Medan Lebih Peka
Dikutip dari: medanbisnisdaily.com
Medanbisnisdaily.com-Medan. Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan, Sudari, menyayangkan masih adanya anak sekolah yang tidak bisa belajar dengan metode online karena tidak memiliki handphone.
Menurutnya, Dinas Pendidikan Kota Medan harus bisa memberi solusi terhadap siswa yang benar-benar tidak memiliki fasiltas untuk proses belajar daring.
“Miris kita mendengarnya masih ada siswa yang tidak bisa mengikuti proses belajar daring dikarenakan ketidak mampuan orang tua untuk membeli HP Android,” ujarnya, Kamis (15/10/2020).
Ketua Fraksi PAN DPRD Medan ini meminta Dinas Pendidikan lebih peka terhadap kondisi siswa/i yang menjalani proses belajar secara online akibat pandemi covid-19.
“Jangan sampai ada siswa yang menjadi korban atas kebijakan Pemerintah Kota Medan yang menerapkan pembelajaran online, harus ada solusi dari masalah tersebut,” bebernya.
“Dinas Pendidikan Kota Medan bajkmnya memeritah kan kepada seluruh UPT (Unit Pelaksana Teknis) untuk memantau siswa yang tidak bisa belajar secara daring dan memberi solusinya,” pungkasnya.
Seperti diberitakan, malang benar nasib Salsabila (9) siswa kelas 2 SD Negeri 060791 Medan. Karena sejak Maret lalu tidak bisa mengikuti pembelajaran daring atau online karena tidak memiliki handphone atau android.
Hal ini diungkapkan Yenni Susanti (35) orangtua Salsabila kepada wartawan, Kamis (15/10/2020).
Ia menjelaskan pendapatan dirinya yang hanya buruh cuci dan suaminya Rudi (41) penarik becak tidak sanggup untuk membeli handphone.
“Kami orang susah, Pak. Waktu ambil raport, pernah kutanya ke sekolah. Kan katanya sekarang belajar online kusampaikan ke gurunya begini. ‘Bu, kami kan gak ada HP. Jadi bagaimana anak kami belajar di rumah? Kata ibu itu, ‘Ya pande-pande ibulah,” kata Yenni menirukan ucapan walikelas anaknya.

Tinggalkan Balasan