Liputan DAERAH

Kasus Suap Anggaran, KPK Panggil Anggota DPR dan Pejabat Keuangan Kemenkeu

Ditulis oleh Liputan68 pada 22 Juli 2019 ⏱️ 2 Menit Baca

JAKARTA – LIPUTAN68 – Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sejumlah pihak dalan kasus dugaan suap pengurusan dana perimbangan APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Pegunungan Arfak Papua Barat

Mereka yang dipanggil KPK diantaranya, Anggota Komisi XI DPR RI Sukiman, Tenaga Ahli Fraksi PAN DPR RI Suherlan, dan mantan Kasi Perencanaan Dan Non Fisik Dirjen Perimbangan Keuangan Rifa Surya.

BACA JUGAPemkab Dairi Gelar Presentasi UMKM Peserta Program Dairi Unggul Enterpreneurship College (DUEC)

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NPS (Nathan Pasomba),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin, (22/07/2019).

KPK juga sudah menetapkan Sukiman dan Plt Kepala Dinas PUPR Pemkab Pegunungan Arfak, Natan Pasomba alias (NPS) sebagai tersangka.

Sukiman diduga menerima suap sebanyak Rp 2,65 miliar dan 22 ribu dolar AS dari Natan Pasomba selaku Plt Kadis PUPR Pemkab Pegunungan Arfak.

Sukiman selaku penerima suap dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Natan Pasomba selaku pemberi suap dijerat melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian