Kisah Inspiratif Sosok Fahrudin Hasan, Pensiunan Pamen Brimob AKBP Kini Menjadi Petani Yang Sehat
Gorontalo, Liputan68.Com – Drs H Fahrudin Hasan MH, pria kelahiran Goronto, 17 Maret 1955 merupakan pensiunan Ajun Komisaris Besar Polisi AKBP sebelumnya Ia lulusan Tamtama Brimob tahun 1978 hingga meraih pangkat terakhir perwira menengah Polisi ini sungguh sangat inspiratif yang beralih profesi sebagai petani mengembangkan komoditas kacang tanah serta Sayur yang kuwalitasnya cukup mantep dari lain sebagainya. Rabu, 11/11/2020.
Sang purna Polri yang terakhir bertugas 7 tahun lalu di Kabagwatpers Biro SDM Polda Gorontalo berpangkat terakhir AKBP, dirinya setelah pensiun pada pertengahan Maret 2013 lalu, Fahrudin Hasan memutuskan kembali kumpul dengan keluarganya dan memilih menjadi petani. Dari sawah, hingga kebun sayur dan kacang tanah.

Dari wawancara Fahrudin dengan awak media ini, Ia mengatakan alasannya kembali menjadi petani karena dulunya masih remaja sebelum masuk polisi itu memang seorang petani.
“dan Ilmu dan dasar tani saya dapatkan Sewaktu usai Operasi Seroja di Dili Timor Timur, sehingga setelah pensiun ini saya kembali memilih menjadi seorang petani,” ujarnya.
Ada banyak jenis pertanian yang dikelolanya di masa pensiunnya mulai dari sawah atau padi, lahan sayur hingga kacang tanah. Namun Ia mengaku untuk saat ini mengelola lahannya dengan modal apa adanya alhamudillah hasilnya lumayan besar.”Ungkapnya”
Disisi lain Fahrudin menjelaskan persoalan Kacang tanah yang merupakan tanaman yang banyak ditanam di Indonesia khususnya di Gorontalo karena kondisi tanah dan suhunya yang cocok.
Karena kacang tanah juga memiliki harga jual yang lumayan tinggi sehingga dapat dijadikan usaha yang mendatangkan pundi-pundi rupiah Komoditas ini juga dapat ditanam di sela-sela tanaman lain sehingga dapat menghemat biaya dan memaksimalkan kondisi lahan yang ada. “Tandasnya”

Namun, setelah menjadi petani, penampilannya pun tampak lebih sederhana. Selain itu, ia pun kerap memakai topi untuk melindungi kepala dari sinar matahari, masa pensiun dengan terjun ke pertanian ini ternyata sehat serta menguntungkan tinggal kita jeli dan memiliki keuletan juga pantang menyerah untuk bisa nambah sukses. Masa tua lebih produktif dengan menjadi entrepreneur di bidang pertanian.
Fahrudin juga selalu memberikan dukungan ke teman-teman yang masih aktif di instansi Polri walaupun sudah pensiun, bagi saya ilmu pengetahuan yang kita miliki itu tidak pernah pensiun serta selalu menjaga kesehatan. Agar di masa tua ini tetap sehat dan nyaman tanpa ada beban sedikitpun. Tutupnya. (Zul)

Tinggalkan Balasan