Liputan BERITA

Cuaca Ekstrem, Partisipasi Pemilih Di Pileg dan Pilpres 2024 Terancam Menurun. Ini Penjelasan Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Pacitan

Ditulis oleh Liputan68 pada 16 Februari 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan – Kondisi geografis kewilayahan di Pacitan, yang dipicu cuaca ekstrem, menjadi perhatian tersendiri, khususnya dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat di pemilu serentak 2024.

Terlebih belakangan, anomali cuaca kerap berlangsung di Pacitan. Hujan deras yang disertai angin kencang, mengakibatkan banyak terjadinya bencana alam banjir dan juga tanah longsor.

BACA JUGA

Hal inilah yang menjadi atensi serius bagi penyelenggara pemilu. Seperti disampaikan Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, KPU Pacitan, Iwit Widhi Santoso, hampir disemua kecamatan di Pacitan rawan terjadi bencana.

“Wilayah yang di dataran tinggi, berpotensi terjadi bencana longsor atau angin topan. Demikian juga di kawasan kota, khususnya dekat daerah aliran sungai, belakangan ini berpotensi banjir. Kondisi Ini yang harus diantisipasi dari sekarang,” kata mantan wartawan sebuah media cetak terkemuka di Jatim ini, Kamis (16-02-2023).

Komisioner KPU yang akrab disapa Wiwit ini mengungkapkan, fenomena alam semacam itu, tidak menutup kemungkinan akan menjadi kendala saat pelaksanaan hari H pemungutan suara. Sebab sebagaimana tahapannya, pelaksanaan pemungutan suara Pileg dan Pilpres dilaksanakan pada 14 Februari 2023.

“Kita berkaca pada kondisi alam saat ini, hampir sepanjang tahun 2022 lalu dan di awal 2023 ini, tidak ada musim kemarau. Karena itu, fenomena cuaca seperti ini harus diantisipasi sedini mungkin.

Utamanya saat pendistribusian logistik pemilu dan hari H pemungutan suara. Dengan harapan pemilih menggunakan haknya datang ke TPS,” harap Wiwit.(Red/yun)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian