Rawat Jagat Pacitan, Tiga Urusan Besar Bakal Tercapai. Ini Kata Kadis Pariwisata Turmudi
Pacitan- Tiga tujuan besar bakal dicapai oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Pemkab Pacitan, dibalik perhelatan akbar festival Rawat Jagat yang akan dilaksanakan Sabtu (29/7).
Kepala Dinas Pariwisata setempat, Turmudi mengatakan ada satu kepentingan besar dengan diadakannya festival kebudayaan tersebut. “Kepentingan kita satu, tapi bisa mencakup tiga urusan. Selain pariwisata, kebudayaan dan juga ekonomi kreatif.
Saya optimistis dengan menumbuhkan kebudayaan di Pacitan, event Rawat Jagat akan semaki di kenal. Kalau sudah dikenal pasti akan banyak yang berkunjung ke Pacitan,” kata Turmudi, saat mendampingi Bupati Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji ketika menggelar jumpa pers di aula Pendopo Pemkab Pacitan, Jum’at (28/7).
Turmudi menyadari, Pacitan sebagai kota wisata namun demikian lama tinggal wisatawan (long stay) masih terbilang sangat pendek. Rata-rata pada kisaran satu sampai dua hari. “Dengan event Rawat Jagat ini pariwisata akan lebih bisa dikembangkan,” sambung dia.
Kebudayaan, tegas Turmudi, akan sangat mendukung semuanya. Termasuk juga pariwisata. “Jangan sampai kebudayaan ini ada representasi yang berbeda,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama Direktur Konsorsium Kangen Pacitan, Bangun Narutama menambahkan, bahwa festival Rawat Jagat bakal memberi warna berbeda yang lebih mengedepankan tema tentang alam dan lingkungan.
“Kita bersama bergerak memberikan ruang kebudayaan dan kesenian. Dengan harapan kegiatan akbar ini akan menjadi embrio awal ada pergerakan di desa. Ini harus kita dukung untuk Indonesia hebat. Kita juga akan libatkan panji kabupaten dan desa. Seluruh kades pun juga akan ikut serta dalam Rawat Jagat tersebut,” jelas Bangun.
Tak lupa, sholawatan juga akan mengiringi Rawat Jagat. “Semua diberikan ruang bagi anak-anak didik untuk ikut serta unjuk kebolehan. Mereka sangat antusias memberikan dukungan pada semuanya.
Dan yang paling mendasar, dengan Rawat Jagat ini akan bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” tutur Bangun. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan