Liputan DAERAH

Penghargaan Adisatya Literasi Diberikan BALIN Pada 12 Satuan Pendidikan Swasta Di Sumut Dan 8 Rekoris Perseorangan

Ditulis oleh Liputan68 pada 3 Maret 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

DELI SERDANG – LIPUTAN 68.COM – Sebanyak 12 satuan Pendidikan Swasta di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan 8 rekoris perseorangan mendapatkan penghargaan Adisatya Literasi dari Balai Anugerah Literasi Indonesia (BALIN).

Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan di Pusat Kuliner Tradisional Pasar Kamu Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang, Minggu (3/3/2024) pagi

Direktur BALIN, Abdul Firman dalam keterangannya menyampaikan, penghargaan Adisatya Literasi diberikan kepada satuan pendidikan swasta dan rekoris perseorangan yang telah berjasa dalam mengembangkan 6 literasi dasar di tempatnya masing-masing.

“Kami mencatat mereka sebagai elemen bangsa yang telah berkontribusi dalam pembangunan literasi Indonesia. Kepada mereka kami beri penghargaan Adisatya Literasi dan kami abadikan kontribusi mereka itu dalam Album Prestasi Literasi Indonesia,” ungkap Firman.

12 satuan pendidikan swasta yang mendapatkan penghargaan Adisatya Literasi masing-masing adalah SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Aek Kanopan, SMP Al Washliyah 40 Tinokkah, Yayasan Pendidikan Al Habib Melati, SMK Citra Bangsa Al-Ittihad Aek Nabara, dan MIS Al-Inska Melati.

Selanjutnya MTs Al Washliyah 40 Tinokkah, MTs Al Washliyah 44 Sei Rampah, MTs Al Washliyah Pulau Gambar, MTs Al Washliyah 16 Perbaungan, MTs Al Washliyah Wonosari, MTs Al-Inska, dan MAS Al Washliyah 12 Perbaungan. Mereka dicatat BALIN sebagai satuan pendidikan swasta yang melaksanakan program literasi sekolah.

Sedangkan 8 rekoris perseorangan masing-masing adalah, Kresno Broto (Kepala SMK Citra Bangsa Al-Ittihad Aek Nabara), Yuhani (Kepala MTs Al Washliyah 44 Sei Rampah), Erwin Pidi (Kepala MTs Al Washliyah 16 Perbaungan), Mukhlis (Kepala MTs Al-Inska), dan Achirani (Kepala MIS Al-Inska) mendapat penghargaan Adisatya Literasi untuk kategori satuan pendidikan swasta yang melaksanakan program literasi sekolah.

Rekoris perseorangan selanjutnya adalah Rusman, yang dicatat BALIN sebagai penggiat media sosial yang berkontribusi memperkuat literasi kewargaan melalui siaran edukasi perawatan tanaman bougenville (bunga kertas).

Kemudian Wahidin Purba (Guru MAN 2 Deli Serdang) yang dicatat BALIN sebagai guru mata pelajaran bahasa Inggris yang mengintegrasikan literasi dalam pembelajaran di kelas. Dan Muhammad Zen Ajrai yang dicatat BALIN sebagai pelestari bahasa ibu (bahasa Bilah Panai).

Penyerahan piagam penghargaan Adisatya Literasi kepada para rekoris melibatkan para pesohor Sumut. Diantaranya, Ir H Soekirman selaku tokoh Sumut dan juga mantan Bupati Sergai yang dikenal aktif menulis buku. Kemudian aktivis pergerakan rakyat Iswan Kaputra dan Zahrin Piliang.

Hadir juga di acara itu sejumlah petinggi dan staf BALIN, yakni Dewan Pengawas Dedi Sofyan dan Lahuddin Nur Harahap serta Senior Manager BALIN Ardy Lubis dan Staf Muhammad Wargunawan. (Tim)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian