oleh

Serap Pendapat, Waka DPR Azis Syamsudin Hadiri FGD Di Padang

liputan68.com, Sumatera Barat — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terus melakukan sosialisasi RUU KUHP dan RUU Pemasyarakatan. Hal ini untuk mendiskusikan dan meminta pandangan kepada seluruh elemen terhadap 14 pasal yang dianggap krusial beberapa waktu belakangan.

Wakil Ketua Bidang Politik dan Keamanan, Azis Syamsuddin, mengakui pihaknya masih perlu melakukan sosialisasi dan diskusi sebelum melakukan pengesahan RUU KUHP dan RUU Permasyarakatan.

“14 pasal krusial perlu kita diskusikan dari seluruh elemen, baik itu masyarakat, kelompok Badan Eksekutif Mahasiswa dan sebagainya,” ujar Azis usai sosialisasi RUU KUHP dan RUU Permasyarakatan di Polda Sumbar, Jumat (29/11/2019).

Foto : Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan Azis Syamsudin bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Fakhrizal. (Rec.dok)

Ia mengatakan sampai saat ini pihaknya telah melakukan sosialisasi ke beberapa daerah di Indonesia. Padang menjadi kota kesembilan yang dikunjunginya. Sosialisasi kali ini diikuti unsur Kemenkumham, Polri, TNI hingga perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa di Sumbar.

Liputan JUGA  DPD KAMPUD Way Kanan Dukung Terwujudnya Pemerintah Bersih dan Baik di Pemkab Way Kanan

“Setelah diskusi dan sosialisasi baru bisa dilakukan pengesahan. Sekarang belum ditentukan tanggal pengesahan. Perlu kesiapan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM kemudian lembaga DPR dan lembaga terkait,” katanya.

Azis mengharapkan setelah sosialisasi di Sumbar, tidak ada lagi pro dan kontra tajam usai RUU disahkan. Pihaknya sendiri akan menggelar sosialisasi ke 34 provinsi.

“Kami harap diskusi ini melahirkan solusi. Kami mengharapkan Pak Kapolda membantu sosialisasi ini dengan diskusi bersama mahasiswa dan kelompok masyarakat di wilayah Sumbar,” jelasnya.

  Banner Iklan Sariksa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.