MELAWAN LUPA 75 TAHUN SILAM, HIROSHIMA NAGASAKI
JAKARTA – LIPUTAN 68.COM -Peringatan ke-75 tahun jatuhnya bom atom di Hiroshima Nagasaki diperingati Pemerintah Jepang bertepatan pada saat terjadinya krisis kesehatan global. Diikuti kondisi sulitnya beberapa negara untuk bekerja sama secara erat mengatasi perlambatan ekonomi global dan krisis kesehatan karena adanya konfrontasi antara China dan Amerika Serikat.
Kita harus bersatu menghadapi perlambatan ekonomi global .Negara- negara harus mengesampingkan perbedaan, bersatu melawan ancaman serius terhadap kemanusiaan – baik itu senjata nuklir atau virus corona .
Hal tersebut diungkapkan Walikota Hiroshima Kazumi Matsui pada upacara tahunan di Peace Memorial Park dekat Ground Zero.
Seperti kita ketahui, ketegangan China dan Amerika terjadi karena tuduhan bahwa Cinalah yang menyebarkan virus yang sangat menular sejak pertama kali terdeteksi akhir tahun lalu di pusat kota Wuhan.
Hubungan mereka semakin diperumit oleh sejumlah masalah lain, termasuk praktik perdagangan, keamanan siber dan penerapan undang-undang keamanan baru di Hong Kong.
Lebih lanjut Matsui mengatakan dalam pidatonya ” Hiroshima pulih sebagai hasil dari orang-orang yang bekerja sama untuk menghindari masa lalu yang kelam “Seperti kita ketahui, Amerika menjatuhkan bom di Hirosima 75 tahun silam. Bom atom URANIUM-CORE berjuluk “LITLE BOY” dijatuhkan dan menelan korban tewas sekitar 149.009 orang pada akhir tahun 1945.
Rasa ketidak percayaan harus dihilangkan melalui keterlibatan dialog bersama ditengah perbedaan yang begitu lebar antara negara negara Adidaya tentang pelucutan senjata nuklir demikian diungkapkan Perdana Menteri Shinzo Abe.
Lebih lanjut Walikota Hirosima meminta pemerintah Jepang untuk menandatangani dan meratifikasi perjanjian PBB tentang larangan penggunaan senjata nuklir. Sekaligus ” untuk meningkatkan perannya sebagai mediator” antara kekuatan nuklir dan non-nuklir.
Jepang, sebagai satu-satunya negara yang menderita bom atom dalam perang, terus berupaya menghapus senjata nuklir. “Saya berjanji di sini, di kota Hiroshima, di mana orang-orang telah berdoa untuk perdamaian abadi, bahwa (Jepang) akan melakukan apa saja untuk mewujudkan dunia yang bebas senjata nuklir dan perdamaian abadi,” Demikian ditegaskan Perdana Menteri Shinzo Abe.
Sumber : AYANO SHMIZU JAPAN TIME
Editor : RI

Tinggalkan Balasan