COVID-19: 15 PASIEN OTG DAN GR DARI BULELENG PINDAH TEMPAT KARANTINA

SINGARAJA-LIPUTAN68.COM – Sebanyak 15 dari 26 pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala/Gejala Ringan (OTG/GR) di Buleleng, Selasa (6/10/2020) diberangkatkan ke tempat karantina mandiri terpusat yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

“Kami bekerjasama dengan TNI /Polri dan juga desa adat untuk berkoordinasi agar para pasien OTG/GR bersedia dikirim ke Provinsi,” ujar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng Gede Suyasa saat ditemui usai memimpin rapat evaluasi pananganan OTG/GR di Ruang Rapat Sekda Buleleng, Selasa (6/10/2020).

Suyasa menjelaskan, keputusan untuk mengevakuasi pasien Covid-19 dengan status OTG/GR merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden dan Instruksi Gubernur. Termasuk lewat Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Bali. Evakuasi ke tempat karantina mandiri yang disedikan Provinsi dilakukan mengingat tidak ada hotel bintang dua dan tiga. “Sementara di Buleleng belum ada bersedia. Ketentuan tertulis harus bintang dua dan tiga. Sedangkan di Buleleng tidak ada. Kemarin yang satu didekati sudah tutup. Kalau dibuka kembali membutuhkan biaya operasional yang tinggi,” jelasnya.

Sampai saat ini, sebut Suyasa, terdapat 32 pasien Covid-19 dengan status OTG/GR di Buleleng. Enam diantaranya sudah dikirim ke tempat karantina mandiri terpusat yang disediakan Pemprov Bali pada Senin (5/10/2020) lalu. Sisanya, sambung dia, masih ada 26 orang pasien. Dari 26 pasien tersebut, setelah dianalisa, hanya 15 orang pasien yang bisa dievakuasi ke Provinsi.

“Sebanyak 10 orang pasien kita harus rawat di RS karena membawa penyakit penyerta. Dan satu orang lagi sisa waktu karantinanya hanya tersisa satu hari,” kata Suyasa.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *