Pakai “Mata-mata”, Cheraim Didiskualifikasi dari Ajang Miss Universe Thailand 2020
BANGKOK – LIPUTAN68.com – Salah satu Finalis Miss Universe Thailand 2020, Chayathanus Saradatta, atau yang akrab disapa Cheraim didiskualifikasi dalam kontes kecantikan tersebut. Cheraim diketahui memiliki “mata-mata” di ajang Miss Universe Thailand 2020.
Dikutip dari kumparan.com dan Thai Enquirer, pihak panitia Miss Universe Thailand 2020 telah mengumumkan diskualifikasi Cheraim pada Selasa (29/09/2020). Menurut panitia, Cheraim didiskualifikasi karena melanggar sejumlah aturan; seperti memiliki manajer (yang bertentangan dengan aturan kontes kecantikan), hingga terungkap bahwa sang manajer yang bernama Sithichai Reoviroj telah memata-matai penyelenggaraan kontes Miss Universe Thailand 2020.
Pengumuman itu dibuat setelah adanya beberapa netizen yang melaporkan kecurigaan mereka pada Cheraim. Kecurigaan itu berawal ketika netizen menemukan nomor ponsel yang ada di kontak Instagram Cheraim adalah milik manajernya. Lalu, netizen menyadari bahwa sang manajer merupakan bagian dari panitia Miss Universe Thailand 2020.
Saat mengetahui hal itu, netizen pun kesal dan menuding pihak panitia melakukan kecurangan. Tuduhan itu pun langsung membuat pihak panitia Miss Universe Thailand 2020 melakukan investigasi.
Menurut Inquirer, sebelum didiskualifikasi, pihak panitia Miss Universe Thailand 2020 sempat meminta Cheraim untuk mundur secara sukarela dari kontes kecantikan ini.
“Jika dia keluar sekarang, dia masih memiliki kesempatan untuk mencalonkan diri lagi tahun depan. Ini bukanlah keputusan yang tanpa berperikemanusiaan, tapi ini untuk menjaga aturan dan kredibilitas. Jika dia tetap diterima, bagaimana dengan kontestan lainnya?” kata Direktur Eksekutif TPN 2018, Piyaporn Sankosik, yang menjadi penyelenggara Miss Universe Thailand 2020.
Setelah meminta Cheraim mundur secara sukarela, akhirnya pihak penyelenggara Miss Universe Thailand 2020 memutuskan untuk mendiskualifikasi Cheraim, karena Cheraim sendiri dianggap tidak jujur saat proses penyelidikan. Cheraim terbukti memiliki mata-mata di kontes Miss Universe Thailand 2020, dan sang manajer juga terbukti telah mengikuti rapat bersama penyelenggara lebih dari lima kali.
Cheraim sendiri pada ajang kali ini menjadi salah satu pesaing terkuat dan finalis favorit di ajang Miss Universe Thailand 2020. Tak hanya karena kecantikannya, tetapi juga karena memiliki visi dan misi yang disukai anak muda. Salah satu kampanye Cheraim yang kontroversial adalah melegalkan prostitusi di Thailand.
Kontroversi Cheraim ini terjadi beberapa hari sebelum Grand Final Miss Universe Thailand 2020, yang akan digelar pada 10 Oktober mendatang. Finalis yang terpilih akan mewakili Thailand di ajang Miss Universe 2020.(1-M/JB01)

Tinggalkan Balasan