Sunarko Akan Perjuangkan Hak-Hak Masyarakat. Golkar Adalah Partai Nasionalis Dan Bukan Partai Keluarga
Pacitan- Anggota Komisi II DPRD Pacitan, Sunarko, turut prihatin beriringan dengan kemunculan penyakit lumpy skin disease (LSD) atau jamak disebut lato-lato di wilayah Kabupaten Pacitan.
Namun, lanjut dia, khususnya di Desa Plumbungan, penyakit yang sangat ditakutkan peternak tersebut, tdak mewabah. “Begitu ada kabar penyebaran penyakit lato-lato tersebut, saya langsung koordinasikan dengan dinas terkait. Sebab sesuai dengan bidang tugas saya di Komisi II. Dan alhamdulillah di Desa Plumbungan tidak ditemukan kasus penyakit tersebut,” kata Sunarko saat melakukan serap aspirasi di Dusun Nyemono, Desa Plumbungan, Kecamatan Kebonagung, Kamis (1/6).
Selain persoalan penyakit yang menyerang ternak, Sunarko juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang mungkin mengalami kendala terkait pelayanan kesehatan. Baik di rumah sakit maupun di fasilitas kesehatan dasar yaitu puskesmas. “Pelayanan kesehatan kurang bagus bisa disampaikan. Akan kami tindaklanjuti dengan dinas terkait,” jelasnya.
Tak lupa politikus Partai Golkar itu juga mengungkapkan, agar kehadirannya dalam rangka serap aspirasi tesebut bisa semakin menyatu dengan masyarakat. “Kita bisa satu hati bersama masyarakat. Partai Golkar adalah partai nasionalis dan bukan partai keluarga. Kami akan selalu perjuangkan hak-hak masyarakat,” tuturnya.

Ketua Bidang Madia dan Penggalangan Opini, DPD Partai Golkar Pacitan, Hadi Suwarno menambahkan, bahwa Golkar sudah lahir di negeri tercinta ini sejak 20 Oktober 1964. “Kami yakin masyarakat di era itu sudah sangat paham dengan Golkar. Saat itu namanya Sekber Golkar,” katanya.
Kemudian pada Tahun 1971, Sekber Golkar ikut dalam kepemiluan dan meraup hampir 57,7 persen lebih suara masyarakat. “Pada tahun itu Sekber Golkar mendapatkan lebih 57 persen suara. Dan terus berkembang hingga pada Tahun1999 berubah menjadi Partai golkar. Simbol tetap pohon beringin dan warna dasarnya warna kuning,” jelas Hadi Suwarno yang kehadirannya saat itu mewakili Ketua DPD Golkar, Gagarin.
Di kesempatan yang sama, politikus yang akrab disapa Nano ini mengajak agar warga masyarakat ikut mendukung dan memenangkan Golkar pada Pileg 2024.
Sebab, kata Nano, Golkar merupakan partai masyarakat dan mewadahi kader-kader berprestasi. “Kami tidak hiraukan sistem kepemiluan yang akan di putuskan oleh Mahkamah Konstitusi. Yang pasti, Pak Narko akan totalitas dan penuh pengabdian. Semoga di dapil Kecamatan Kebonagung dan Tulakan, Golkar bisa mendapatkan 4-5 kursi. Golkar adalah partai masyarakat. Dari oleh dan untuk rakyat.

Kami memberikan kesempatan bagi kader-kader berprestasi. Golkar itu logis, pengkaderan pilih orang berprestasi,” tandasnya.
Sementara itu pada kesempatan serap aspirasi tersebut, warga banyak mengeluhkan akses jalan yang saat ini banyak terjadi kerusakan. Selain itu juga adanya gangguan babi hutan yang meresahkan petani dan permohonan pemasangan penerangan lampu jalan. Hadir pada acara tersebut Kades Plumbungan Muhammad Tohir dan sejumlah perangkat desa lainnya. (Red/yun).


Tinggalkan Balasan