Banyak ODGJ Pendatang Baru Di Pacitan, Warga Minta Satpol-PP Segera Lakukan Penertiban
Pacitan- Kasus pemukulan terhadap warga sipil yang dilakukan orang gila, sebagaimana dialami Hadi Purnomo, warga Lingkungan Purwoharjo, Kelurahan Baleharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, setidaknya bisa dijadikan atensi serius bagi Satpol-PP untuk lebih giat lagi melaksanakan patroli penertiban.
Bukan hanya orang gila, namun juga gelandangan ataupun pengamen jalanan yang kerap menjalankan aktivitasnya di beberapa lampu merah di kawasan Kota Pacitan. Selain mengganggu kelancaran arus lalu-lintas juga membuat pengendara merasa kurang nyaman.
Sebab tak jarang dari mereka yang sempat gedor-gedor kaca mobil untuk meminta uang receh.
Nur Effendi salah seorang warga mengatakan, peristiwa pemukulan oleh ODGJ yang baru saja dialami warga sekampungnya hingga masuk rumah sakit, seharusnya segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait, untuk segera melakukan penertiban.
“Satpol-PP saya harapkan segera bersikap. Tertibkan para tuna wisma ataupun ODGJ yang tengah berkeliaran di jalanan. Jangan sampai ada lagi warga yang menjadi korban amukan orang gila,” kata Nur Effendi, Kamis (6/7).
Nur menduga belakangan memang banyak wajah-wajah baru, baik itu ODGJ ataupun tuna wisma yang berkeliaran di seputaran kota. Selain menggangu ketertiban umum, juga membahayakan keselamatan warga.
“Saya berharap kejadian yang menimpa Pak Hadi, tidak akan terulang lagi. Semoga Satpol-PP lekas bertindak untuk melakukan penertiban,” tandasnya.
Sementara itu hingga berita ini diturunkan, Kepala Satpol-PP Pacitan, Sanyoto, belum bisa dihubungi media. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan