Liputan BERITA

Inspektur Mahmud: Pentingnya Meneladani Ajaran Rasulullah SAW Untuk Mencegah Tindak Pidana Korupsi Di Kalangan ASN

Ditulis oleh Liputan68 pada 6 September 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Inspektur Inspektorat Kabupaten Pacitan, KH Mahmud, menekankan bahwa ajaran Rasulullah SAW tentang tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang dapat dijadikan suri tauladan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terhindar dari tindak pidana korupsi.

Ajaran ini, menurut Mahmud, memberikan makna bahwa umat manusia tidak boleh terlalu rakus dan harus memiliki sifat nrimo ing pandum.

Yaitu menerima apa yang ada dengan rasa syukur dan tidak berlebihan. “Ajaran Kanjeng Nabi SAW tersebut dapat dipedomani sehingga para ASN dapat menjalankan tugasnya dengan integritas dan tidak terjerumus dalam tindakan korupsi,”katanya, Sabtu (6/9/2025).

Lebih lanjut mantan Ketua PCNU Pacitan ini menjelaskan, kehidupan memiliki batas dan tidak perlu terlalu mengejar dunia dengan cara yang tidak benar, seperti korupsi.

“Harta dunia yang kita tinggalkan dapat menjadi warisan bagi orang lain, dan pemanfaatannya yang tidak tepat dapat membawa dampak negatif.

Hal ini mengajak kita untuk hidup dengan lebih bijak dan bertanggung jawab.

Ajaran Rasulullah SAW dapat menjadi pedoman untuk hidup yang lebih baik, termasuk dalam hal menghindari korupsi. Dengan menerapkan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, dan tidak rakus, kita dapat terhindar dari tindakan korupsi dan menjalani kehidupan yang lebih bermakna,”tandas KH Mahmud.(Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian