Liputan DAERAH

Yos Dogon Sebut Pemkot Terlambat Tangani Jalan GOR, Desak Segera Eksekusi

Ditulis oleh Editor NTT pada 31 Maret 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

NTT, Liputan68.com- Anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Golkar, Jemari Yoseph Dogon, menyoroti lambannya penanganan ruas Jalan GOR Flobamora di depan GOR Oepoi.

Ia menilai keterlambatan tersebut berdampak langsung pada kenyamanan dan mobilitas masyarakat.

Yos Dogon menegaskan, proyek penyambungan jalan dari Jalan Anggrek, samping Toko Glory menuju Jalan Kejora hingga ke Jalan GOR seharusnya sudah dilanjutkan tanpa penundaan.

“Harusnya nyambung dari Jalan Anggrek sampai ke Jalan GOR. Harusnya sudah dari 2 tahun lalu dikerjakan. Tidak boleh ditunda, harus lanjut. Justru kalau ditunda, kondisinya semakin buruk,” tegasnya, (30/3/2026).

Menurutnya, pekerjaan itu idealnya sudah dilaksanakan sejak dua tahun lalu dan paling lambat rampung pada 2025 agar konektivitas jalan bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Bagi saya, pemerintah kota sangat terlambat. Harusnya dari tahun lalu sudah lanjut, supaya jalan ini benar-benar tersambung,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang itu juga mendesak agar pada tahun 2026, khususnya mulai April, tidak ada lagi penundaan.

Ia menekankan bahwa anggaran telah tersedia sehingga tinggal dieksekusi.

“Janji harus dilaksanakan. Anggaran sudah ada, jangan lagi terhambat di proses lelang atau kepentingan lain. Jangan dibuat lama, masyarakat butuh sekarang,” katanya.

Selain menyoroti proyek Jalan GOR, Yos juga mengangkat kebutuhan infrastruktur di daerah pemilihannya, Kota Kupang 3 (Kecamatan Maulafa), terutama jalan lorong, gang, dan penerangan jalan.

Ia menyarankan agar penggunaan anggaran sebesar Rp 5,7 miliar yang telah disepakati bersama DPRD dan Pemerintah Kota Kupang dilakukan secara efektif.

Dia juga mnyarankan agar tidak semua ruas jalan di Kota Kupang harus di-hotmix ulang jika masih dalam kondisi baik.

“Kalau masih ada jalan yang bagus, jangan dipaksakan di-hotmix semua. Cukup tambal yang berlubang dan perkuat bagian pinggir jalan. Itu lebih efisien dan tahan lama,” jelasnya.

Yos menilai kerusakan jalan banyak terjadi akibat lemahnya struktur di bagian tepi jalan, sehingga perlu penanganan yang lebih tepat, termasuk penggunaan material berkualitas.

Ia pun meminta pemerintah lebih peka terhadap kebutuhan dasar masyarakat, termasuk memperbaiki jalan lingkungan dan menutup lubang-lubang di gang serta lorong.

“Intinya pemerintah sudah mulai tanggap, tapi jangan lambat. Jalan ini sangat vital. Jangan tunda lagi, masyarakat butuh bukti nyata,” pungkasnya.

Sebagai politisi Golkar yang telah tiga periode duduk di DPRD Kota Kupang, Yos Dogon menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur dasar.***

Ditulis oleh Editor NTT

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian