Liputan BERITA

Efek Pandemi, Tahun ini Akan ada Ribuan Janda Baru

Ditulis oleh Liputan68 pada 20 Agustus 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

KUNINGAN – liputin68.com – Perempuan mengajukan gugat cerai sekarang menjadi fenomena dalam sebuah perkawinan, dan sudah tidak menjadi hal yang tabu lagi.

Di berbagai tempat banyak perempuan memilih menjadi janda. Begitu juga yang terjadi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Kaum hawa lebih “terhormat” menjadi single parent karena sang suami banyak tidak memberikan nafkah lahir.

Data yang dimiliki dari Pengadilan Agama, untuk tahun 2019 saja, total ada 3.576 perkara yang ditanggani. Dari total kasus tersebut, terungkap bahwa 2.409 kasus pihak perempuanlah yang meminta pisah kepada suaminya.

Jumlah yang sangat luar biasa, bila dibanding dengan cerai talak sebanyak 838. Dari total perkara 3.576, dikabulkan 2.982, luar biasa bukan ?

Sementara untuk tahun 2020 hingga bulan Juni total ada 1.587 perkara yang diputus dan 1.002 perkara adalah cerai gugat dari kaum hawa.

“Kaum perempuan memang paling sering mengajukan cerai. Faktor utama adalah ekonomi,” ujar Hakim PA Kuningan Zulkifli SH MH.

Kasus perceraian di Kabupaten Kuningan selama adanya pendemi corona meningkat sangat signifikan. Hal ini terbukti dengan meledaknya kasus pada bulan Juni sebanyak 388 kasus.

Sementara untuk bulan Mei sebanyak 96 kasus dan April 191 kasus.  Meledaknya kasus pada Juni tidak terlepas ada pembatasan jam operesional.

“Iya pada Juni kasus meledak karena jam operasional normal. Ketika masa pandemic jam operasional dari pukul 09.00-12.00 WIB,” lanjut Hakim Pengadilan Agama Kuningan Drs H Zulkifli SH MH.

Kasus perceraian yang pada Juni menjadi sebuah rekor. Pasalnya, sebelum pandemi Januari hanya 351 kasus, Februai 286 kasus dan Maret 275 kasus.

Jadi siap-siaplah para suami untuk digugat cerai oleh para istri.(JB01)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian