SAE DAN MESJID NURUL JANNAH LPP BANDUNG DIRESMIKAN

Proses Pembinaan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan dibagi dlam 3 tahap yaitu :
Pembinaan tahap awal dimulai sejak terpidana berstatus narapidana sampai dengan 1/3 masa pidana.
Pembinaan tahap lanjutan sejak berakhirnya pembinaan tahap awal sampai 2/3 masa pidana.
Pembinaan tahap akhir meliputi perencanaan dan pelaksanaan dan pengakhiran pelaksanaan pembinaan tahap akhir.
Asimilasi dilaksanakan dalam beberapa bentuk yaitu :
Kegiatan pendidikan
Latihan ketrampilan
Kegiatan kerja sosial
Pembinaan lainnya di lingkungan masyarakat
Selain itu juga asimilasi dapat dilaksanakan secara mandiri atau dengan pihak ketiga. Berdasarkan hal tersebut di atas Lapas Perempuan Bandung berperan aktif membangun sebuah sistem sebagai sarana peningkatan kualitas hidup dan penghidupan Warga Binaan melalui proses pendidikan, pemulihan fungsi sosial dan pembekalan ketrampilan baik ketrampilan lifeskill, soft skill maupun hard skill melalui sarana pembinaan kepribadian dan kemandirian yang dikemas dalam sebuah sistem SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) di Lapas Perempuan Bandung diantaranya :
Hidroponik
Pertanian Konvensional
Menjahit
Hidroponik Mahir
Tata Boga
Lukis Fashion
Souvenir Perca
Budidaya Tanaman Hias
Lukis Tingkat Dasar
Salon
“Saya sangat mengapresiasi atas kerjasama Pemerintah Daerah yang telah membantu Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat. Dengan banyaknya kegiatan yang ada di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, saya mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya” tutup Imam.

Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana turut menyampaikan Kami dari Pemerintah Daerah berharap WBP di sini dapat menyadari kesalahan yang telah dilakukan, kedepan dengan adanya SAE dapat membantu sikap positif untuk bisa diterima di masyarakat. “Saya berharap masyarakat Kota Bandung khususnya WBP LPP Bandung bisa terus menerapkan Protokol Kesehatan dalam pencegahan penyebaran Virus COVID-19”.

Kegiatan ini diakhiri dengan pengguntingan pita oleh Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Hendra Ekaputra sebagai pertanda bahwa kegiatan SAE Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung resmi digunakan. SAE LPP Bandung terdiri dari Budidaya Tanaman Hias, Buah dan Sayur, Komunitas Lukis, Komunitas Jahit dan Komunitas Tata Boga. Setelah itu, rombongan meninjau fasilitas SAE LPP Bandung. Pada kesempatan yang sama diserahkan Lukisan dan Kerajian kepada Hendra Ekaputra dan Yana Mulyana.

Ini adaah upaya mendekatkan diri WBP kepada masyarakat, kita berharap mereka yang telah menjalani masa hukuman bisa lebih produktif ketika mereka suatu waktu bisa kembali ke tengah-tengah masyarakat.

(red/foto : Adb//Zis/Gies/Hot).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *