Bappenas RI Ngaku Puas dengan Program Pembangunan Pertanian Buleleng

Singaraja, LIPUTAN68.com – Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, menguraikan bahwa Pemkab Buleleng tetap berupaya untuk mematangkan sinergitas terkait pembangunan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Salah satu sektor yang menjadi ujung tombak dalam pembangunan di Kabupaten Buleleng yakni sektor pertanian.

Wabup Sutjidra mengatakan pada masa pandemi ini, sektor pertanian memberikan pengaruh yang besar terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Buleleng. Salah satu upaya ketahanan pangan yang dilakukan yakni menciptakan lumbung pangan. Dan juga program dari Bupati Buleleng yang mengharuskan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memanfaatkan produk petani lokal.

“Seperti beras dan buah lokal untuk dikonsumsi maupun sebagai sarana upacara adat,” ujar Sutjidra saat memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah di Kabupaten Buleleng kepada Deputi Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Sinergi Pembangunan (PEPP) Pusat dan Daerah Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (PPN/Bappenas RI), di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Jumat (13/11/2020).

Terkait dengan arah kebijakan di Kabupaten Buleleng di Tahun 2020 yakni difokuskan terhadap belanja pada bidang kesehatan, program Jaring Pengaman Sosial serta pemulihan ekonomi. Selain itu juga untuk penyesuaian target kinerja kegiatan dengan fokus dan selektif melanjutkan kinerja program/kegiatan yang memiliki daya dukung terhadap perekonomian daerah.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *