Coronavirus Dianggap Sebagai Rekayasa Tersistem? Ini Penjelasan Sekertaris IDI Pacitan

Pada kesempatan tersebut, dokter yang diberikan kepercayaan mengendalikan UPT Puskesmas Gondosari Kecamatan Punung Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan ini kembali mengulas, bahwa coronavirus diibaratkan penyakit dengan 1001 wajah.

Selain itu, sebagai tenaga ahli di bidang kesehatan, ia juga menegaskan kalau coronavirus itu memang tergolong penyakit ganas dan mematikan. “Jadi covid-19 itu memang benar ada dan bukan sebuah rekayasa tersistem. Sebab bukan hanya di Indonesia, namun saat ini sudah menginfeksi jutaan manusia dibelahan dunia lainnya,” jelasnya.

Untuk itu ia meminta agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu-isu menyesatkan. Lebih baik tetap waspada dan selalu berhati-hati. Utamakan porotokoler kesehatan ketika melakukan aktivitas diluar rumah. “Lebih baik tetap tinggal di rumah kalau memang tidak ada keperluan mendesak. Dan jalankan 3 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak fisik, sesering mungkin cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan sedapat mungkin hindari berkerumun, meskipun dengan keluarga terdekat yang bukan satu rumah,” pesan Sekertaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pacitan ini. (yun).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *