Refly Harun : Anies Baswedan Tidak Mungkin Jadi Presiden, Bukan Orang Indonesia Asli
Jakarta — Liputan68.com | Ahli hukum tata negara Refly Harun membuat pernyataan yang cukup mengejutkan tentang kenyataan bahwa Gubernur DKI Jakarta saat ini Anies Baswedan tidak mungkin jadi presiden karena bukan orang Indonesia asli.
Pengamat Politik itu menyatakan bahwa Anies yang merupakan mantan Mendikbud dan calon presiden di Pilpres 2024 itu adalah bukan orang Indonesia asli.
Dia mengungkapkan bahwa hal tersebut sudah disampaikan berulang-ulang kepada Anies Baswedan. Bahkan menurutnya dia sudah sering mengatakan hal tersebut kepada Anies yang memang belakangan disebut-sebut memiliki garis keturunan dari Timur Tengah khusunya orang Yaman.
Tapi, apa yang dikatakan Refly Harun kepada Anies yang juga mantan Rektor Universitas Paramadina itu ternyata hanya sebuah candaan saja.
Refly Harun pada pada Minggu, 08 Mei 2022 di kanal Youtubenya mengatakan, “Saya pernah bercanda dengan Anies dan saya sering mengulanginya, saya bilang Nies, ente tidak bisa jadi presiden, kenapa ? Karena presiden orang Indonesia asli saya bilang,” sembari tersenyum seperti dikutip Liputan68.com.
Gurauan yang dilontarkan Refly Harun tersebut menurutnya karena sebelumnya dalam Pasal 6 Undang-Undang dasar (UUD) 1945 dituliskan presiden harus orang Indonesia asli.
Sedangkan terminologi atau pengertian dari istilah orang Indonesia asli belumlah tergambar secara jelas, terangnya.
Setelah diadakan pembaruan pada UUD 1945 barulah diubah aturan terkait pengertian terminologi orang Indonesia asli tersebut menjadi warga negara sejak keturunan dan tidak pernah menjadi warga negara lain karena kehendaknya sendiri.
Refly menerangkan, “Dalam konstitusi yang baru, Undang-Undang Dasar 1945 setelah amandemen itu diubah ketentuan indonesia asli itu menjadi warga negara sejak keturunan dan tidak pernah menjadi warga negara lain karena kehendaknya sendiri,” ujar pengamat politik tersebut.
Menanggapi sebutan Anies sebagai oang Yaman, Refly Harun mengatakan bahwa masyarakat harus memahami konsep dari citizenship.
“Anies Ahok, Tsamara, Najwa Shihab itu adalah orang Indonesia asli karena dia menjadi warga negara sejak kelahiran bukan karena proses naturalisasi,” ucap Refly.
Lebih lanjut Refly Harun menerangkan bahwa tidak ada orang asli Indonesia. Karena apabila ditelusuri dari awal penciptaan manusia, maka semua manusia secara universal merupakan keturunan Nabi Adam dan Siti Hawa.
“Kalau kita usut belakang-belakang, nggak ada orang Indonesia asli karena semua orang kan, bapak Nabi Adam, kalau kita bicara universal maka sama, keturunan Nabi Adam dan Siti Hawa,” lanjut Refly.
Dia juga meminta agar yang menyebut Anies adalah sebahai orang Yaman harus paham konsep citizenship.
“Warga negara itu ada dua. Pertama, seorang warga negara sejak kelahirannya. Kedua, warga negara karena proses naturalisasi,” pungkas Refly Harun.(SS)

Tinggalkan Balasan