Liputan BISNIS

Telkom Indonesia Serius Garap Segmen B2B di Sumut

Ditulis oleh Liputan68 pada 17 Maret 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN — LIPUTAN68.COM — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sangat serius menggarap segmen bussiness to bussiness (B2B) di wilayah Sumatera Utara, khususnya bagi para pelaku UMKM.

Langkah perusahaan plat merah bidang telekomunikasi terdepan di tanah air ini, dimulai sejak pengintegrasian IndiHome dengan Telkomsel selaku akan usahanya.

Menurut Direktur Utama PT Telkom, Ririek Adriansyah, transformasi ini juga sebagai langkah dalam menyikapi perubahan zaman yang semakin cepat efek teknologi, serta memercepat konektivitas jaringan internet se nusantara.

Kata Ririek, bahkan sebelum terjadi integrasi IndiHome ke Telkomsel, Telkom selaku induk Telkomsel sebenarnya telah menggarap pasar segmen B2B. Namun, Telkom kala itu hanya fokus menyasar konsumen korporasi dan instansi pemerintahan saja.

“Namun sekarang kami sudah fokus berbisnis B2B untuk pelaku UMKM dan instansi lokal. Mulai sekarang dan jangka panjang, tujuh kantor regional Telkom akan ikut memusatkan bisnis ke dua kategori konsumen B2B itu, di mana Sumut khususnya dan Sumatera secara umum di regional 1 memiliki prospek cukup besar,” ujarnya usai bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama wartawan di Sumut, Kamis 14 Maret 2024.

“Kami optimis akan berkembang dan maju di segmen ini di sini (Sumut). Maka dari itu kami tetap butuh informasi dari rekan-rekan media,” sambung dia didampingi Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relation, Ahmad Reza, Vice President Corporate Communication, Andri Herawan Sasoko, Assistant Vice President External, Sabri Rasyid dan Executive Vice President Telkom Regional 1 Sumatera, Djatmiko.

Karenanya, Ririek menambahkan, pusat-pusat pertumbuhan baru dalam segmen B2B tersebut akan terus digarap Telkom secara serius. Utamanya terhadap sektor UMKM dimana Telkom bisa mengembangkannya sendiri atau bekerjasama dengan perusahaan rintisan atau start up bidang teknologi.

Pihaknya mengharapkan, fokus menggarap segmen B2B plus UMKM dan instansi lokasi bisa memengaruhi keseluruhan pendapatan jangka panjang, menciptakan peluang usaha baru dan menekan belanja modal.

Secara terbuka Ririek Adriansyah merinci tentang integrasi lini usaha Telkom, yaitu IndiHome, ke dalam bisnis Telkomsel sejalan dengan perkembangan industri konvergensi layanan jaringan tetap dan jaringan bergerak (seluler) telekomunikasi.

“IndiHome telah resmi bergabung ke Telkomsel sejak 1 Juli 2023.
Telkomsel akan fokus berbisnis untuk segmen retail, sedangkan Telkom untuk B2B,” tuturnya.

Hal ini menurut Ririek, juga sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir. Sebab, melalui pemisahan segmen usaha IndiHome ke Telkomsel bisa membuat anak usaha menggarap market yang lebih fokus.

Dia menilai aksi korporasi dengan mengintegrasikan kedua unit usaha itu menjadi milestone atau tonggak pencapaian penting bagi perusahaan. Di samping itu juga memudahkan masyarakat dalam mengakses beragam layanan digital.

Pemisahan IndiHome juga untuk mengimplementasikan layanan fixed mobile convergence (FMC), strategi utama Telkom pada five bold moves dan mendukung inklusi digital melalui peningkatan konektivitas.

Demi suksesi program ini, Dirut Telkom mengajak insan pers dan media secara umum, khususnya pers di Sumut untuk ikut memberikan sosialisasi dan informasi kepada khalayak. (*)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian