SMK Negeri 5 Kupang Perkuat Sinergi dengan Industri: Hadirkan Pembelajaran Mendalam di Bidang Energi Terbarukan
NTT, Liputan68.com- SMK Negeri 5 Kupang menjadi salah satu sekolah di Nusa Tenggara Timur yang terpilih dalam Program SMK Pusat Keunggulan (PK) skema pembelajaran mendalam yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Program ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kemitraan antara sekolah dan dunia industri, terutama di bidang teknologi energi terbarukan.
Plt Kepala SMK Negeri 5 Kupang, Hebner Dakabesy, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa sekolahnya kini tengah menjalankan berbagai kegiatan strategis dalam program tersebut.
“SMK Negeri 5 Kupang merupakan salah satu sekolah di NTT yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan untuk melaksanakan program SMK Pusat Keunggulan skema pembelajaran mendalam. Kami melalui tahapan panjang, termasuk bimtek kepala sekolah, dan kini program ini resmi berjalan,” ujarnya (11/12/2025).
Salah satu fokus utama adalah membangun kemitraan dengan dunia industri. Dalam skema ini, SMK Negeri 5 Kupang menjalin kerja sama dengan PT Protel Multi Energy Bandung, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga mikrohidro.
“Melalui kerja sama ini, kami melakukan penyelarasan kurikulum agar pembelajaran di sekolah benar-benar matching dengan kebutuhan dunia kerja,” tambah Hebner.
“Pada 10 November kemarin, Direktur PT Protel Multi Energy, Pak Komarudin, ST datang langsung ke sekolah untuk melakukan penyelarasan kurikulum dan memberikan pembelajaran sebagai guru tamu di kelas.”
Selain pembelajaran di ruang kelas, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik lapangan di Oenesu, tempat siswa diajarkan cara memanfaatkan aliran air sebagai sumber energi listrik.
Dalam jangka panjang, SMK Negeri 5 Kupang juga menargetkan menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di bidang teknik energi baru terbarukan di Provinsi NTT.
Sejumlah guru teknik telah disertifikasi di bidang pembangkit listrik tenaga surya, dan pada November ini akan disertifikasi untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro, disusul tenaga bayu pada tahun depan.
“Kami ingin melahirkan asesor yang benar-benar kompeten di bidang energi baru terbarukan. Semua yang kami lakukan berorientasi pada kebutuhan peserta didik,” tegas Hebner.
Sementara itu, Ketua Program Keahlian Teknik Energi Terbarukan, Serci A. Neolaka, S.Pd., M.Eng., menambahkan bahwa kegiatan penyelarasan kurikulum dengan industri merupakan langkah nyata untuk mewujudkan konsep link and match antara sekolah dan dunia kerja.
“Selama ini SMK dan industri berjalan sendiri-sendiri. Dengan penyelarasan ini, kami memastikan lulusan SMK siap bekerja sesuai kebutuhan industri,” kata Serci.
“Beberapa materi akan diajarkan langsung oleh praktisi industri melalui program guru tamu dan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL).”
Pada Rabu, 12 November 2025, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran langsung oleh praktisi industri dari PT Protel Multi Energy yang mengajar tentang teknik energi hidro kepada siswa kelas XI.

Kegiatan ini diakhiri dengan praktik pengukuran debit dan tinggi jatuh air untuk perencanaan pembangkit listrik tenaga mikrohidro.
“Kehadiran guru tamu dari industri membawa pengetahuan yang up to date sekaligus menumbuhkan motivasi belajar bagi siswa,” tutup Hebner.
Melalui program ini, SMK Negeri 5 Kupang menegaskan komitmennya menjadi pelopor pendidikan vokasi di NTT yang relevan dengan perkembangan teknologi energi terbarukan dan kebutuhan industri masa depan.***

Tinggalkan Balasan