Liputan POLITIK

Saran Kang Hadian untuk Pemprovsu Atasi Ancaman Ikan Setan Merah di Perairan Danau Toba

Ditulis oleh Liputan68 pada 15 April 2022 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Komisi B DPRD Sumatera Utara memberikan sejumlah saran kepada Pemprov Sumut untuk mengatasi ancaman ikan setan merah di perairan Danau Toba.

“Pemprovsu melalui OPD (organisasi perangkat daerah) terkait untuk cepat tanggap terhadap situasi ini. Segara ambil tindakan-tindakan yang realistis untuk menolong nelayan Danau Toba,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Sumut, Ahmad Hadian (foto) kepada wartawan, Kamis (14/4/2022).

Menurutnya, Gubernur Edy Rahmayadi harus segera berkoordinasi dengan para bupati yang wilayahnya bersentuhan dengan perairan Danau Toba dan Balai Penelitian Perikanan Air Tawar, guna mencari solusi yang tepat.

Sebab, kata dia, populasi Ikan Setan Merah (Cichlasoma Labiatum) di perairan Danau Toba kini sedang meningkat, sementara spesies ini merupakan ikan yang sifatnya invasif dan kanibal terhadap spesies ikan lainnya.

“Kondisi ini telah mengancam populasi ikan endemik Danau Toba yaitu ikan nila, mujahir dan ikan mas sehingga membuat nelayan di kawasan itu resah karena terancam mata pencahariannya,” ujar Kang Hadian, sapaan karib Ahmad Hadian.

Agar program penangkapan ikan kanibal ini berlangsung secara berkelanjutan hingga keberadaannya benar-benar hilang, lanjut Kang Hadian, harus ada kegiatan yang terprogram secara berkesinambungan yakni berupa usaha pasca panen.

“Biasanya alternatif solusi paling aman adalah dengan cara melakukan penangkapan secara masif terhadap ikan kanibal ini. Mungkin bisa dibuat semacam program khusus secara maraton,” ungkapnya.

Sisi lain, menurut dia, hasil tangkapan ikan setan merah ini bisa dimanfaatkan menjadi bahan olahan yang bernilai ekonomis. Di beberapa tempat di Jawa dengan kasus serupa misalnya, kata Kang Hadian, ikan ini bisa dibuat ikan asin, keripik, abon atau tepung ikan untuk bahan campuran pakan ternak.

“Secara bersamaan dengan program penangkapan, harus juga dilakukan restocking/penanaman kembali secara masal ikan nila atau ikan mas di Danau Toba ukuran di atas 5 cm agar tidak mampu dikanibal oleh ikan setan merah ini. Dengan demikian diharapkan secara bertahap populasi ikan setan merah ini akan terkalahkan,” pungkas politisi PKS yang juga alumnus Taruna Perikanan ini. (LM-02)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian