Liputan BERITA

Bulan Agustus, Penyakit Flue Mewabah. Ini Kiat Pencegahannya Menurut PLT Kadinkes Pacitan Daru Mustikoaji

Ditulis oleh Liputan68 pada 8 Agustus 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Bulan Agustus identik dengan kemunculan angin kencang dan suhu dingin. Kebiasaan yang ada, saat musim ekstrim seperti itu, berbagai penyakit utamanya batuk dan pilek tengah mewabah.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Daru Mustikoaji mengatakan, penyakit akibat cuaca ekstrem di antaranya adalah penyakit yang disebabkan oleh menurunnya daya tahan tubuh.

“Tubuh harus cepat beradaptasi dengan perbedaan suhu yang cukup signifikan,” kata Daru, saat dikonfirmasi, Selasa (8/8).

Menurut dokter yang lama bertugas di RSUD dr Darsono ini, beberapa penyakit akibat cuaca ekstrem tersebut seperti halnya flue yang disertai batuk, pilek, serta demam. “Biasanya batuk dan pilek bisa sembuh dalam waktu 3-5 hari, namun dalam cuaca ekstrem penyakit bisa bertahan lebih lama,” jelasnya.

Kemudian juga diare atau penyakit saluran pencernaan lainnya. Lantas sakit kepala yang disebabkan cuaca yang terlalu dingin atau terlalu panas. “Yang juga diwaspadai seperti Demam Berdarah dan Leptospirosis sebagai akibat kurang terjaganya kebersihan secara pribadi maupun lingkungan. Serta gangguan asma. Suhu dingin adalah pemicu munculnya asma,” beber Daru.

Lebih lanjut, Daru mengungkapkan, cuaca ekstrem juga menyebabkan munculnya alergi pada seseorang.

Menurut Daru ada beberapa cara menjaga kesehatan saat cuaca ekstrem tengah berlangsung. Diantaranya, konsumsi makanan sehat dengan memperbanyak buah dan sayur. Hal ini tentunya sangat penting untuk meningkatkan sistem kekebalan.

“Selain itu juga rutin berolahraga, istirahat yang cukup, serta cukup asupan cairan,” tandasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian