Liputan BERITA

Gagarin dan ASB Sering Tunjukan Kebersamaan Ke Publik. Pengamat Politik: Mungkin Ini Sinyal Keduanya Akan Berpasangan Di Pilbup Mendatang?

Ditulis oleh Liputan68 pada 12 Agustus 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Dua tokoh politik terkemuka di Pacitan, yaitu Wakil Bupati Gagarin dan Ketua DPRD Arif Setia Budi, belakangan kerap menunjukkan kemesraan di depan publik.

Belum lama ini, mereka nampak berjalan bersama saat kegiatan jalan sehat di Kecamatan Tulakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80.

Padahal keduanya berasal dari partai yang berbeda, Gagarin dari Golkar dan Arif dari Demokrat, namun sering menunjukkan kebersamaan dan keakraban.

Seperti saat menyambut kedatangan SBY di Pacitan baru-baru ini, mereka juga nampak rampak dan kompak tanpa ada skat pemisah dari keduanya.

Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa keduanya mungkin akan berpasangan dalam pemilihan kepala daerah Pacitan di masa depan. Pernyataan tersebut seperti disampaikan pengamat politi lokal, Sutikno.

Menurut Sutikno, Gagarin selain menjabat sebagai Wakil Bupati juga Ketua DPD Golkar Pacitan. Namun, baru-baru ini muncul isu bahwa Gagarin akan pindah ke Partai Demokrat karena fotonya muncul dalam acara Retret Nasional Demokrat di Pacitan.

Isu tersebut sempat dibantah oleh Hadi Suwarno, Humas DPD Golkar Pacitan, yang menyatakan bahwa kehadiran foto Gagarin hanya sebagai bentuk dukungan moril sebagai Wakil Bupati Pacitan.

Sutikno
Sutikno

“Sedangkan Arif Setia Budi atau akrab disapa ASB, selain sebagai Ketua DPRD Pacitan juga menjabat sebagai Sekretaris DPC Demokrat Pacitan.

ASB dikenal sebagai tokoh politik yang berpengalaman dan memiliki peran penting dalam pemerintahan lokal di Pacitan,” tutur Sutikno yang juga Ketua Forum Pewarta Pacitan (FPPA) ini, Selasa (12/8/2025).

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPC Partai Hanura Pacitan ini menilai bahwa, keduanya memiliki pengalaman yang cukup tinggi di dunia politik lokal dan mungkin cocok apabila berpasangan dalam pemilihan kepala daerah Pacitan di masa depan.

“Tapi perlu diingat bahwa dinamika politik dapat berubah dengan cepat, dan keputusan partai politik dapat mempengaruhi arah politik kedua tokoh ini,” tegasnya.(Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian