BROMPTON SEPEDA YANG LAGI TOP DAN NGE-TREN DI INDONESIA
Jakarta – LIPITAN68.COM – Brompton adalah Sepeda Lipat yang lagi top dan nge tren di tanah air harganya selangit praktis, bisa dibawa dalam perjalanan dengan pesawat bisa dilipat – lipat dan kalau ditenteng bisa menggunakan satu tangan tidak perlu dua tangan.
Sepeda asal London Inggris ini memang sangat menarik, satu unit sepeda Bromton paling murah dikisaran Rp 13 juta, sedangkan versi elektriknya bisa menembus angka Rp 56 juta. Tidak cukup sampai disitu jika ada tambahan fitur atau aksesoris bisa lebih mahal lagi.
Walaupun harganya mahal tidak mengurangi niat orang membeli sepeda yang top dan nge- tren ini. Sepeda ini memiliki keistimewaan bisa dilipat atau dibuka kurang dari 20 detik. Gigi dan rantai terletak ditengah lipatan sehingga tidak merusak jika diletakkan dalam tas atau koper. Bukan itu saja sepeda ini pun bisa disimpan dibawah meja atau dibawa masuk kenderaan, dan bisa digantung sungguh sangat praktis dan fleksibel.
Sepeda Brompton ini menghadirkan 4 varian model Handlebar sesuai kebutuhan pengendara. Sangat menarik hadir dalam belasan warna mampu angkat banyak barang. Ada pula opsi rak mini yang mampu menopang beban hingga 10 kg.
Tak heran sepeda Brompton ini sangat digemari oleh warga Indonesia walaupun harganya cukup mahal. Seperti tidak peduli toko toko yang menjual Sepeda lipat Brompton diluar negeri banyak diborong secara online.
Hal ini menjadi sorotan warga dunia, apa sebenarnya yang sedang terjadi di Indonesia membuat sepeda ini banyak diburu, bahkan sosial media pun heboh dengan posting-an yang menyebutkan sepeda lipat Brompton di hampir seluruh toko-toko diluar negeri diborong secara online oleh warga Indonesia.
Seperti dilansir di viva.co.id Toko-toko sepeda Brompton di Jerman pun disebut pada tutup karena stoknya habis diborong orang.
Bahkan dia menyebut, orang Indonesia berani membayar Brompton dengan harga mahal. Sepedanya pun yaitu Brompton Exploler, ditawar dan akhirnya dijual dengan harga US$4.000 atau senilai Rp58 juta.
Tidak hanya itu, pesanan Brompton dari Indonesia pun hingga kini terus diterimanya. Meski demikian, dia mengaku tidak mempermasalahkan hal ini.
Namun, dia hanya merasa heran dalam kondisi saat ini, fenomena ini dianggapnya sangat tidak masuk akal terjadi.(SS)

Tinggalkan Balasan