Liputan BERITA

Hattrick Prestasi Integritas. Pacitan Raih Status “Terjaga” KPK. Bupati Aji Teguhkan Komitmen Antikorupsi di Hakordia 2025

Ditulis oleh Liputan68 pada 16 Desember 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com-Pemerintah Kabupaten Pacitan kembali mencatatkan prestasi strategis di level nasional. Melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK RI Tahun 2025, Pacitan resmi meraih status “TERJAGA” dengan indikator hijau, sebuah capaian bergengsi yang menegaskan konsistensi daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Inspektur Inspektorat, Kabupaten Pacitan, KH. Mahmud, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil penilaian obyektif yang tidak bisa direkayasa.

“SPI ini murni berbasis persepsi responden yang independen. Tidak dapat diarahkan. Jika ada upaya intervensi, sistem KPK akan mendeteksi dan berujung diskualifikasi,” ujar Mahmud, yang saat ini masih berada di Surabaya, Selasa (16/12/2025).

Dengan status hijau “Terjaga”, Pacitan dinilai mampu menjaga sistem pencegahan korupsi secara berkelanjutan, jauh dari kategori rentan maupun waspada.

Prestasi tersebut semakin lengkap dengan torehan hattrick Desa Anti Korupsi yang diraih Pacitan selama tiga tahun berturut-turut.

Setelah Desa Cangkring pada 2023 dan Desa Candi pada 2024, tahun 2025 ini Desa Bungur, Kecamatan Tulakan, kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih peringkat Terbaik II Desa Anti Korupsi tingkat Provinsi Jawa Timur.

Tahun sebelumnya, Desa Candi bahkan mendapat atensi khusus dengan kunjungan langsung KPK RI untuk Quality Assurance, sebuah pengakuan atas kualitas tata kelola desa di Pacitan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam agenda resmi Provinsi Jawa Timur yang dihadiri langsung Gubernur Jawa Timur bersama para Bupati dan Wali Kota se-Jatim.

Bupati Pacitan Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro hadir langsung pada Selasa, 9 Desember, di Surabaya, bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia). Kehadiran Bupati Aji menjadi simbol kuat dukungan kepala daerah terhadap agenda nasional pemberantasan korupsi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aji menyampaikan rasa syukur serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan desa yang telah bekerja konsisten menjaga integritas. Menurutnya, prestasi ini bukan tujuan akhir, melainkan pijakan untuk memperkuat reformasi birokrasi hingga ke akar desa.

“Capaian ini diharapkan semakin mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan daerah dan desa yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi. Dengan pemerintahan yang bersih, cita-cita menghadirkan masyarakat Pacitan yang sejahtera dan bahagia akan semakin nyata,” pungkas Mahmud.(Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian