Liputan BERITA

Jusuf Kalla, Bicara Gaya Kepemimpinan SBY & Jokowi, Hingga Soal Sepak Bola

Ditulis oleh Liputan68 pada 23 September 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

JAKARTA – LIPUTAN68.com – Jusuf Kalla bicara terbuka tentang gaya kepemimpinan SBY dan Jokowi dalam talk show yang ditayangkan di YouTube channel Helmy Yahya Bicara

Seperti diketahui, Jusuf Kalla pernah menjadi wakil presiden keduanya, bersama SBY periode 2004-2009 dan bersama Jokowi periode 2014-2019.

Doc. Istimewa

Kepada Helmy Yahya, mantan Wakil Presiden ini bercerita tentang pengalamannya selama menjadi tandem SBY dan Joko Widodo.

Menurutnya, memang tidak bisa dipilih mana yang terbaik di antara keduanya karena SBY dan Jokowi mempunyai karakter yang berbeda.

“Kalau memilih Pak, lebih enak zaman SBY atau Jokowi?” tanya Helmy dalam video yang diunggah pada Selasa (22/09/2020) itu.

Foto : Jusuf Kalla (doc. YT Channel Helmy Yahya Bicara)

“Ya sama, cuma beda kepemimpinannya aja,” jawab Jusuf Kalla, yang juga merupakan Ketua Palang Merah Indonesia periode saat ini.

Menurut JK, pada zaman SBY untuk masalah ekonomi diserahkan kepadanya, tetapi di era Jokowi, semua persoalan dirapatkan bersama.

“Rapatnya dalam seminggu bisa 4-5 kali, gayanya begitu, keputusan diambil bersama,” imbuh JK.

Oleh sebab itu, JK menyebut di zaman SBY keputusan bisa lebih cepat dan lebih ringkas.

Pada kesempatan itu, JK bercerita saat menjadi juru damai, salah satunya mendamaikan konflik Poso-Ambon.

“Kalau kita mendamaikan orang, pertama harus punya pengetahuan, harus mengetahui dan mempelajari masalah itu, mulai dari backgroundnya, apa sebabnya dan seterusnya,” ujar JK, yang sampai saat ini masih secara terjadwal bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

JK menekankan bahwa seseorang yang sedang ingin mendamaikan suatu konflik harus bisa menjaga kehormatannya, tidak boleh merasa kalah.

Doc. YT Channel Helmy Yahya Bicara

Topik sepak bola yang berujung canda, dibahas secara ringan oleh JK. Hal ini terungkap saat JK mengingatkan pertandingan sepak bola Olimpiade 1956 saat Indonesia berhasil menahan imbang Uni Soviet.

“Sudah setengah abad lebih pertandingan itu masih diperbincangkan, bagaimana kalau kita menang pada waktu itu, bisa seabad masih diperbincangkan ini,” canda JK sembari diikuti tawa lepas dari Helmy Yahya.(SS/JB01)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian